Suara.com - Pagar laut di Tangerang masih menjadi perbincangan hangat. Publik masih penasaran dengan asal-usulnya, meskipun pihak Agung Sedayu Group telah mengakui bahwa itu miliknya.
Baru-baru ini, mantan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan jika pagar yang terbuat dari bambu itu sudah ada sejak 2014. "Foto tahun 2014. Info saja bahwa tahun itu sudah ada pagar-pagar, tetapi tidak ada yang perhatikan. Tidak tahu siapa yang pasang. Tujuannya apa dan untuk apa," katanya dalam keterangan yang diterma di Jakarta.
Sebelumnya, konsultan hukum proyek PIK 2 Muannas Alaidid melalui akun X @muannas_alaidid mengunggah foto Zaki sedang berada di laut Tangerang dengan latar belakang bambu di atas laut.
Kendati demikian, Zaki menegaskan jika Pemkab Tangerang tidak ada sangkut pautnya dengan pagar laut. Kewenangan pemerintah daerah hanya ada di pesisir pantai.
Zaki juga mengungkapkan tak tahu pasti siapa yang memasang pagar laut. Namun, sudah ada sejak 2014. "Pada tahun 2014 belum ada program PIK 2 di Tangerang," katanya.
Siapakah Sosok Ahmed Zaki Iskandar?
Politikus kelahiran 14 Desember 1973 itu merupakan mantan Bupati Tangerang dua periode, yakni 2013-2018 dan 2018-2023.
Ayahnya, Daan Ismet Iskandar merupakan Bupati Tangerang periode 2003-2008 dan 2008-2013.
Masa kecil Zaki Iskandar dihabiskan di Tangerang. Dia diketahui bersekolah di SDN 3 Tangerang, SMPN 1 Tangerang, dan SMAN 2 Tangerang. Setelah menyelesaikan sekolah jenjang SMA, politikus Partai Golkar itu kemudian melanjutkan pendidikan ke Victoria University Australia.
Baca Juga: Kevin Diks Lancar, Pemain Papua Ini Malah Dilarang PSSI Gabung Bayern Munchen
Zaki juga pernah berkuliah di Universitas Paramita Indonesia dengan mengambil jurusan Ilmu Ekonomi. Dia meraih gelar magisternya di IPDN.