5 Tradisi Unik Isra Miraj di Indonesia

Suhardiman Suara.Com
Selasa, 21 Januari 2025 | 11:12 WIB
5 Tradisi Unik Isra Miraj di Indonesia
Ilustrasi isra miraj (freepik)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Indonesia yang kaya dengan budaya dan keanekaragaman etnisnya, memiliki berbagai cara unik untuk memperingati Isra Miraj, peristiwa penting dalam Islam yang menceritakan perjalanan Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab, yang jatuh pada 8 Februari 2024 untuk tahun hijriyah 1445. Berikut adalah lima tradisi unik yang menjadi bukti harmoni antara agama dan budaya lokal:

1. Pawai Obor-Bandung

Di Bandung, tradisi Pawai Obor menjadi salah satu cara untuk merayakan Isra Miraj. Peserta membawa obor sambil bersholawat, dan pawai ini biasanya diadakan pada malam hari, berakhir dengan acara silaturahmi.

2. Rajaban-Cirebon

Masyarakat Cirebon merayakan dengan tradisi Rajaban, yang melibatkan ziarah ke makam Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksaan. Acara ini juga mencakup pengajian di Keraton Kasepuhan dan ramah tamah dengan hidangan khas.

3. Rajeban Peksi Buraq-Yogyakarta

Di Yogyakarta, tradisi Rajeban Peksi Buraq melibatkan pembuatan replika kendaraan Nabi Muhammad, Buraq, dari kulit jeruk Bali. Kirab budaya ini mengarak Buraq menuju Masjid Gede Kauman disertai dengan pembagian hasil bumi.

4. Khatam Kitab-Temanggung

Di Temanggung, masyarakat menggelar Khatam Kitab, sebuah acara membaca kitab Arja yang menceritakan Isra Miraj. Acara ini biasanya dilakukan setelah salat Isya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI