Suara.com - Isra Miraj merupakan perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Peristiwa ini terbagi menjadi dua bagian, Isra, perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem.
Kemudian, Mikraj, perjalanan Nabi Muhammad SAW naik ke langit bertemu Allah SWT, menerima wahyu kewajiban salat lima waktu.
Di Indonesia, Isra Miraj diperingati dengan berbagai kegiatan dan tradisi. Peringatan ini mengajak umat Islam untuk merenungkan makna perjalanan spiritual tersebut serta memperkuat iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Salah satu tradisi yakni Ambengan. Apa itu Ambengan Isra' Mi'raj?
Ambengan adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk menyambut peringatan Isra Miraj, sebuah peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Tradisi ini melibatkan kegiatan makan bersama yang dilaksanakan di masjid atau musala, di mana warga membawa hidangan dari rumah untuk dibagikan dan dinikmati secara bersama-sama.
Makna dan Pelaksanaan Tradisi Ambengan
Tradisi Ambengan memiliki makna yang dalam, tidak hanya sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, tetapi juga sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dalam bahasa Jawa, "ambengan" berarti wadah besar, yang merujuk pada cara penyajian makanan dalam satu tempat untuk dinikmati bersama.
Proses Pelaksanaan