Pakar Ungkap Makna di Balik Gestur Tangan dan Bibir Sri Sultan HB X saat Bertemu Jokowi

Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:03 WIB
Pakar Ungkap Makna di Balik Gestur Tangan dan Bibir Sri Sultan HB X saat Bertemu Jokowi
Foto pertemuan Jokowi dan Sultan Hamengkubuwono X. [X/@SantorinisSun]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dan Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) menjadi sorotan publik. Keduanya diketahui bertemu di Keraton Kilen pada Rabu (15/1/2025).  

Dalam foto pertemuan keduanya yang beredar, gestur dan ekspresi yang terlihat dalam momen tersebut menjadi perbincangan. Ada melihat wajah, serta tangan Sri Sultan HB X

"Salfok sama tangan Sri Sultan," tulis akun X @/yusuf_dumdum pada Sabtu (18/1/2025).

Analisis dari pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra, mengungkapkan bahwa memang ada sejumlah gestur dan ekspresi yang menunjukkan adanya emosi tertentu yang sedang ditahan oleh kedua tokoh ini.

Gestur Tangan yang Menunjukkan Tekanan Emosi

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah posisi tangan Sri Sultan HB X. Dalam momen tersebut, terlihat bahwa jempol beliau menekan telunjuk kanan dan kiri sambil menarik bajunya.

Menurut Kirdi, gestur ini biasanya menggambarkan kondisi seseorang yang sedang menahan emosi. Gestur tersebut, yang bisa digambarkan sebagai "geregetan", menunjukkan bahwa ada perasaan tertentu yang sulit untuk diungkapkan. 

"Tapi posisi tangan tuh relatif pada beberapa kondisi cukup stagnan. Jadi seperti yang kita lihat posisi tangannya Sri Hamengku Buwono kan menekan jempol ke arah telunjuk kanan kirinya," pungkas dia pada Suara.com saat diwawancarai pada Jumat (17/1/2025).

Emosi yang ditahan ini, kata dia dapat berupa amarah, ketakutan, atau kesedihan. Namun, tanpa konteks yang lebih jelas, sulit untuk memastikan jenis emosi apa yang sebenarnya dirasakan. 

Baca Juga: Membaca Manuver Politik Jokowi di Balik Hubungan Prabowo-Megawati yang Kian Mesra

"Itu kayak orang geregetan gitu lho, orang nahan sebuah bentuk emosi sebetulnya emosi itu bisa marah bisa takut bisa sedih. Tapi karena emosinya enggak ketahuan, tapi ketahuan bahwa dia lagi nahan sebuah emosi," ucap Kirdi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI