Suara.com - Jeong Seok-seo (Jeje) kini tak lagi membersamai Shin Tae-yong (STY) sebagai penerjemah pribadi. Karier Jeje sebagai penerjemah pribadi berakhir kala STY didepak oleh PSSI dari posisinya sebagai pelatih.
Publik sontak bertanya-tanya, sebenarnya apa pekerjaan Jeje sebelum digandeng PSSI untuk menjadi penyambung lidah STY dengan para atlet kesebelasan Skuad Garuda.
Adapun pemecatan STY merupakan kabar yang mengejutkan bagi Jeje. Jeje curhat bahwa ia dan STY tak tahu bahwa PSSI sudah punya rencana untuk mengganti pelatih Timnas Indonesia.
"Satu hari sebelum pengumuman itu kita benar-benar nggak tahu kalau beneran terjadi itu," curhat Jeje kala diundang sebagai bintang tamu siniar Jebreeet Media TV, Rabu (16/1/2025).
Perjalanan Jeje dengan STY resmi berakhir, dan pemuda asal Korea Selatan tersebut harus memutar otak untuk mencari sumber penghasilan baru.
Kali ini, mari simak bersama perjalanan karier Jeje sebelum membersamai STY.
Belajar bahasa Indonesia berujung dapat ladang cuan
Jeong Seok-seo ikut dengan orang tuanya ke Indonesia pada tahun 2008 untuk menjalankan sebuah bisnis.
Sontak, pemuda asal Negeri Ginseng ini harus menyesuaikan hidup di negeri orang dan mulai belajar bahasa Indonesia. Jeje lambat laun bisa fasih berbahasa Indonesia dan berkomunikasi dengan rekan-rekannya kala duduk di bangku SMA.
Baca Juga: Punya Harapan untuk Kluivert, Wonderkid Persija: Terima Kasih STY
Kecepatan Jeje dalam belajar bahasa Indonesia juga berbuah manis kala ia lulus dari kampusnya, yakni Binus University. Ia bisa mengikuti program magang di sebuah perusahaan Jepang di Indonesia berkat bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan di Tanah Air.