Suara.com - Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kini mendapat rapor merah atas kinerjanya selama dua tahun periode menjabat sebagai pemimpin negara. Rapor hitam tersebut diberikan oleh Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).
Melalui 2024 Finalists for Person of the Year in Organized Crime and Corruption yang dirilis OCCRP, Jokowi masuk ke finalis orang paling terkorup.
Nominasi tersebut diperoleh dari jajak pendapat berbagai jurnalis dunia dari berbagai negara, tak hanya Indonesia.
Nama Jokowi bahkan disandingkan dengan diktator Suriah, Bashar al-Assad yang rezimnya beberapa waktu lalu sempat tumbang.
Jokowi dinominasikan bersama beberapa pemimpin negara lainnya seperti Presiden Kenya, William Ruto dan mantan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina yang keduanya punya reputasi gelap.
Lantas, seperti apa rekam jejak Jokowi yang hampir saja dinobatkan sebagai sosok paling korup se dunia?
Awal karier Jokowi: Pengusaha mebel jadi orang nomor satu di RI

Jokowi memulai kariernya jauh dari hiruk pikuk politik. Pria kelahiran Surakarta ini dahulu merupakan seorang pengusaha mebel yang mendirikan CV Rakabu.
Setelah lama menjajal menggeluti dunia bisnis, Jokowi akhirnya memutuskan untuk terjun ke politik. Ia bergabung bersama PDI Perjuangan dan akhirnya diberikan kepercayaan mewakili partainya memperebutkan kursi Wali Kota Solo.
Baca Juga: Jokowi Tanggapi Tudingan Hasto Soal 3 Periode: Saya Tidak Pernah Minta
Berkat kampanye Jokowi yang jitu bersama calon wakilnya, F.X. Hadi Rudyatmo, keduanya berhasil memperoleh suara terbanya.