Suara.com - Natal adalah salah satu hari raya yang paling dirayakan di seluruh dunia. Namun, tidak semua orang merayakannya dengan cara yang sama, meski diperingati pada waktu yang sama.
Di luar tradisi yang lazim seperti Sinterklas, pohon cemara, nyanyian Natal dan tukar hadiah, sejumlah negara seakan membawa sentuhan unik masing-masing untuk merayakan hari libur tersebut.
Berikut adalah berbagai tradisi Natal dirayakan di seluruh dunia, seperti yang Suara.com rangkum seperti dilansir dari Time.
Australia
Orang Australia tidak mengenal "Natal Putih" sebab bulan Desember termasuk musim panas di negara ini. Karena itu, kita justru akan melihat betapa santainya masyarakat di Australia dalam merayakan Natal di mana banyak penduduk setempat pergi ke pantai untuk menikmati cuaca.
"Sangat santai, semua orang dalam suasana hati yang baik," kata seseorang kepada penyiar Australia SBS, yang melaporkan bahwa kegiatan Hari Natal yang populer termasuk berenang, memanggang di halaman belakang, dan berjalan-jalan di taman.

Austria
Di Austria dan beberapa bagian Jerman, tradisi orang dewasa yang berpakaian seperti makhluk jahat pada tanggal 5 atau 6 Desember (Krampusnacht) cukup populer. Ini dilakukan untuk menggoda anak-anak mengenai perilaku nakal mereka dan juga sekaligus menakut-nakuti.
Mereka berpakaian Krampuslaufs, atau lari Krampus, di mana orang dewasa mabuk yang berpakaian seperti Krampus berlari di jalan dan tidak terikat pada hari tertentu.
Baca Juga: Bolehkah Muslim Mengucapkan Selamat Natal? Ini Pandangan Ustaz Felix Siauw
Cina