3. Biaya dan pembayaran khusus anak keluarga pra-sejahtera
Di awal-awal PAUD ini buka, Yuni sebagai Ketua Yayasan PAUD Cahaya Permata Abadi memperuntukkan sekolah untuk anak-anak di sekitar wilayah Batu yang berasal dari keluarga pra-sejahtera.
Bahkan, Yuni menetapkan SPP bagi anak dari keluarga pra-sejahtera sebesar Rp3.500 per bulan. Biaya minim ini membuat banyak warga sekitar Batu juga ingin menyekolahkan anaknya di sana.
Tak hanya biaya SPP Rp3.500, yayasan PAUD Cahaya Permata Abadi juga menerima bayaran dalam bentuk sayur-sayuran atau buah-buahan.
4. Banyak anak pejabat
Seiring berjalannya waktu, pendaftar calon siswa PAUD Cahaya Pemata Abadi justru banyak berasal dari keluarga berada. Tak sedikit dari mereka yang juga berasal dari keluarga pejabat.
Yuni mengaku tidak bisa melarang anak pejabat untuk bergabung ke sekolah tersebut. Namun, pihak PAUD juga menyediakan rincian biaya khusus bagi para anak-anak pejabat.
5. Fasilitas lengkap
Pembangunan PAUD selama 10 tahun terakhir ini terbilang cukup pesat. Kini, PAUD Cahaya Permata Abadi memiliki fasilitas lengkap seperti taman bermain, aula, kelas dengan fasilotas lengkap, halaman yang luas, hingga program pendidikan yang beragam.
Baca Juga: Siapa Ibu Irwan Mussry? Namanya Dipakai Jadi Nama Aula di PAUD Yuni Shara
6. Irwan Mussry jadi donatur