Ia juga merupakan anggota dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Pasca lulus dari kuliahnya, Brian sempat bekerja sebagai advokat di firma hukum A3 & Partner sejak tahun 2000 - 2004. Setelah itu, Brian membangun firma hukum sendiri bernama Praneda & Wijaya pada tahun 2005 hingga 2008.
Selain bergerak di bidang hukum, Brian juga memiliki jabatan sebagai komisaris independen di PT Pollux Properties Indonesia Tbk dan PT Pollux Hotels Group Tbk sejak tahun 2020.
Ia juga menjabat sebagai komisaris utama di PT Aesler Grup Internasional sejak tahun 2019.
Kiprahnya di bidang hukum juga membuatnya terpilih sebagai ketua LPPH Yayasan Pejuang Siliwangi Indonesia sejak tahun 2009 hingga 2011.
Selama berkarir sebagai pengacara, Brian banyak terlibat dalam penyelesaian kasus pidana dan perdata. Ia pun ditunjuk Novi Pratiwi untuk menjadi kuasa hukumnya sejak konfliknya dengan Agus mencuat.
Namun, sikap Novi yang justru membatalkan perdamaian membuat Brian bermanuver dengan mundur sebagai pengacara Novi dengan alasan kemanusiaan.
Kontributor : Dea Nabila