Sebut Siswa SMK Ditembak Polisi gegara Tawuran, Harta Kapolrestabes Semarang Naik 10 Kali Lipat dalam Setahun

Selasa, 26 November 2024 | 14:17 WIB
Sebut Siswa SMK Ditembak Polisi gegara Tawuran, Harta Kapolrestabes Semarang Naik 10 Kali Lipat dalam Setahun
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar [ANTARA/I.C. Senjaya]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kapolrestabes Semarang ikut angkat bicara membeberkan kronologi terjadinya penembakan yang menewaskan siswa sekaligus anggota Paskibra SMKN 4 Semarang, GR, pada Minggu (24/11/2024).

Dalam keterangan persnya, Kombes Pol Irwan Anwar menyebut bahwa ada peristiwa tawuran yang diduga menjadi latar belakang penembakan tersebut.

"Pada Minggu dini hari kemarin, kita menangani atau menerima laporan setidaknya ada 3 peristiwa tawuran antar geng di kota Semarang, terjadi di titik Kecamatan Gayamsari, di Semarang Utara, dan di Semarang Barat," ungkap Irwan, Senin (25/11/2024).

Ilustrasi tawuran antarwarga. Polisi meringkus enam pelaku tawuran di Belawan, Kota Medan. Tawuran tersebut diketahui terjadi pada Rabu (21/7/2021) dini hari. [Antara]
Ilustrasi tawuran. [Antara]


Terdapat 12 anak yang sudah diperiksa terkait tawuran ini, dan 4 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. "Mereka dari dua kelompok yang berbeda, geng Seroja dan geng Tanggul Pojok. Nah korban ini kebetulan dari geng Tanggul Pojok," ujar Irwan.

Polisi disebut datang untuk melerai GR dan kelompoknya dari tawuran yang terjadi. Saat itulah terjadi penembakan yang diduga mengenai GR. Kini pihak kepolisian disebut terus melakukan penyelidikan, tetapi oknum polisi terkait belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologi yang disampaikan Irwan seketika memicu kontroversi, bahkan tidak sedikit yang mengaku teringat dengan bagaimana polisi menangani kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo.

Ilustrasi garis polisi.
Ilustrasi garis polisi.


Apalagi karena warga sekitar dan satpam Perumahan Paramount yang disebut-sebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP) mengaku tidak mendapatkan laporan tentang tawuran.

"Enggak ada, pada jam-jam malam. Minggu atau Minggu dini hari tidak ada yang melihat kejadian itu, termasuk petugas keamanan yang jaga di gerbang Paramount," jelas Ervin selaku petugas keamanan Perumahan Paramount.

"Enggak ada, di sekitar kampung saya dekat Paramount ini nggak ada kejadian tawuran. Sepi sini," imbuh Deri, warga yang tinggal persis di gang sebelah Paramount Village.

Baca Juga: Kasus Siswa SMK Diduga Ditembak Polisi: 4 Anak Jadi Tersangka, Status Oknum Penembak Masih Tanda Tanya

Karena itulah sosok Irwan kini menuai perhatian publik, termasuk soal harta kekayaannya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI