Michel Azrak, Presiden Direktur CMA CGM Indonesia, menyuarakan sentimen tersebut. Pihaknya mendukung program-program untuk meningkatkan akses pendidikan bagi semua orang.
"Program ini menjawab kebutuhan mendesak SMP Tri Guna Bhakti yang memadukan solusi inovatif, seperti penggunaan kembali bahan daur ulang dan pengurangan emisi karbon, yang bermanfaat bagi masyarakat selama bertahun-tahun mendatang," pungkas dia.
Dampak Ganda: Menyorot Manfaat Sosial dan Lingkungan
Staf CMA CGM telah memainkan peran penting dalam program ini. Pada bulan Oktober, 15 staf dimobilisasi untuk mengecat wadah perpustakaan yang telah digunakan kembali dan akan terus berkontribusi dengan menyelenggarakan sesi pengenalan literatur, kegiatan olahraga, dan banyak lagi sepanjang tahun.
Renovasi SMP Tri Guna Bhakti telah menghasilkan manfaat sosial dan lingkungan yang signifikan, mendaur ulang 1,7 ton plastik dan mengurangi emisi karbon hingga 3,9 ton. Inisiatif ini sekarang menyediakan fasilitas pendidikan dan kondisi belajar yang lebih baik bagi 560 siswa sekolah dasar hingga menengah.
Tahap berikutnya dari kemitraan ini akan meliputi renovasi dan perluasan sekolah kedua pada tahun 2025, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi total 780 siswa.
Selain itu, program pelatihan selama tiga tahun untuk guru dan staf akan dilaksanakan, dengan fokus pada keterampilan finansial dan manajemen untuk meningkatkan kualitas pengajaran, memastikan keberlanjutan sekolah, dan memperkuat manajemen secara keseluruhan.