
Untuk itulah, dalam koleksi ini, kita dapat melihat berbagai busana dengam siluet bervolume seperti puff sleeves, rok A-line yang megar, serta permainan layering yang rumit namun memikat.
Adapula siluet boxy dan oversized pada Artkea Stripes serta perpaduan warna cool tone seperti abu-abu dan merah marun pada Artkea Colours menjadi representasi sisi maskulin.
Sementara pada Lace by Artkea, permainan ornamen payet akan menambah kesan feminin dan glamor. Sedangkan pada Artkea Bloom. motif lukisan bunga bersanding dengan warna seperti hijau dan fuschia mewakili pribadi yang menonjol dan berani.
Yang menarik, ada 15 looks koleksi pria yang ditampilkan pada brand Artkea Stripes. Setiap item dari koleksi ini dibalut dalam elegansi khas Artkea, graceful and timeless.
Artkea juga berupaya menciptakan gambaran rasa syukur, seolah menyerupai gerakan tangan yang melingkar ke atas saat meraih langit untuk mengucapkan syukur.
Warna-warna dominan dalam koleksi ini adalah hitam dan nuansa warna festive yang tetap terkesan elegan dan classy, menonjolkan kesan yang sophisticated dan terjaga.
Brand yang berdiri pada 1993 ini juga memperkenalkan sentuhan warna merah marun yang hangat, menambah kedalaman pada koleksi ini dan memberikan nuansa yang lebih refined, seakan menyiratkan ketegasan yang sekaligus menenangkan.
Lewat semua koleksi ini, kata Atya, Artkea ingin mengajak audiens untuk menginterpretasikan makna "keseimbangan" versi mereka sendiri. Bagi sebagian orang, koleksi dengan motif garis yang tegas dan dinamis serta elemen korporat dari Artkea Stripes mungkin terasa sangat relevan.
"Atau mungkin di Lace by Artkea yang lebih feminin, lebih intricate. Atau mungkin di Bloom yang lebih bercorak gitu dengan pattern dan lain-lain. Atau mungkin lebih mainstream seperti Arkea Colors. Kita kepengen ngajak audiens untuk cari tau kamu tuh sebenernya apa sih karakternya," tutup dia.
Baca Juga: Gaya Fresh dan Playful, Ini 4 OOTD Leeseo IVE yang Menarik untuk Dicoba!