Kepemilikan saham yang tidak seimbang ini membuat Weinian mendapatkan keuntungan lebih besar, sementara Li Ziqi bertanggung jawab atas sebagian besar proses produksi kontennya.
Akibatnya, Li Ziqi mengajukan gugatan terhadap agensi tersebut dan berhenti mengunggah konten di YouTube, yang merupakan sumber pendapatan utamanya.
Perselisihan ini berlanjut ke pengadilan dengan beberapa tuntutan yang diajukan sejak Oktober 2021 hingga Maret 2022. Weinian membantah tuduhan bahwa mereka mengendalikan konten Li Ziqi secara berlebihan.
Pada Desember 2022, tercapai kesepakatan antara kedua pihak melalui perantara Pengadilan Rakyat Menengah di Mianyang, Sichuan, meskipun detailnya tidak diungkapkan.
Pada akhirnya, pengadilan memenangkan gugatan Li Ziqi, dan ia kini memegang 99 persen saham di perusahaannya, sementara Weinian hanya 1 persen.
Kini, Li Ziqi memutuskan untuk kembali berkarya. Kembalinya Li Ziqi memberi kegembiraan bagi penggemarnya yang kini dapat menikmati konten-konten terbarunya. Demikianlah alasan Li Ziqi hiatus hingga comeback.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas