Ketahui Penyebab dan Cara Mencegah Stretch Mark

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 16 November 2024 | 14:45 WIB
Ketahui Penyebab dan Cara Mencegah Stretch Mark
Ilustrasi stretch mark (Freepik/freepik)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Stretch mark atau striae distensae adalah garis-garis pada kulit yang sering muncul pada area perut, paha, bokong, payudara, atau lengan atas.

Garis-garis ini biasanya berwarna merah muda, ungu, atau merah saat baru muncul, lalu berubah menjadi putih keperakan seiring waktu.

Apa Penyebab Stretch Mark?

Stretch mark terjadi ketika kulit meregang dengan cepat dan berlebihan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Perubahan Berat Badan secara Drastis

Kenaikan atau penurunan berat badan yang cepat dapat menjadi pemicu utama munculnya stretch mark. Ketika berat badan bertambah dengan cepat, kulit dipaksa untuk meregang melebihi kapasitas elastisitasnya.

Hal ini menyebabkan serat kolagen dan elastin di bawah kulit robek, sehingga muncullah garis-garis merah atau ungu. Sebaliknya, penurunan berat badan yang drastis juga dapat menyebabkan kulit kendur dan munculnya stretch mark, karena kulit kesulitan untuk kembali ke bentuk semula.

Perlu diingat bahwa perubahan berat badan yang sehat dan bertahap cenderung lebih sedikit menyebabkan stretch mark dibandingkan dengan perubahan yang drastis. Oleh karena itu, penting untuk menjaga berat badan ideal dan melakukan perubahan berat badan secara perlahan dan stabil.

Ilustrasi stretch marks (Freepik)
Ilustrasi stretch marks (Freepik)

2. Kehamilan

Baca Juga: Clairine Clay Kena Nyinyir gara-gara Stretch Mark, Padahal Wajar Terjadi karena 5 Kondisi Ini

Kehamilan adalah salah satu penyebab paling umum munculnya stretch mark, terutama pada perut, paha, dan bokong. Pertumbuhan janin di dalam kandungan menyebabkan perut membesar dengan cepat, sehingga kulit di area tersebut mengalami peregangan yang signifikan. Selain itu, perubahan hormonal selama kehamilan juga dapat mempengaruhi elastisitas kulit dan meningkatkan risiko munculnya stretch mark.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI