Suara.com - Profil Melinda Gates mantan istri Bill Gates menjadi perbincangan hangat, karena sosoknya yang disebut telah menemukan kekasih baru. Bukan sekadar istri pendiri Microsoft, Melinda Gates adalah sosok dengan dedikasi pada teknologi, filantropi, dan pemberdayaan perempuan.
Lahir pada 15 Agustus 1964 di Dallas, Texas, Melinda tumbuh dalam keluarga yang sangat menghargai pendidikan dan inovasi. Sebagai anak kedua dari empat bersaudara, ia dibesarkan dengan inspirasi dari ayahnya, seorang insinyur dirgantara NASA yang terlibat dalam proyek Apollo. Dukungan penuh dari ibunya untuk meraih prestasi menjadi kekuatan pendorong dalam hidupnya.
Riwayat Akademik dan Awal Karier
Passion Melinda dalam teknologi mulai terlihat sejak usia 14 tahun ketika ayahnya membelikannya komputer Apple II. Momen ini menjadi titik balik yang mengarahkan minatnya pada dunia pemrograman dan teknologi.
Perjalanan akademik Melinda dimulai di Ursuline Academy sebelum melanjutkan studinya di Duke University. Di sana, ia mendalami ilmu komputer dan kemudian meraih gelar MBA, menunjukkan minatnya yang kuat pada perpaduan teknologi dan bisnis. Pendidikan yang solid ini menjadi batu loncatan untuk kariernya yang cemerlang.
Pada tahun 1987, Melinda bergabung dengan Microsoft dan menjadi satu-satunya wanita di angkatannya. Sebagai Marketing Manager, ia memainkan peran kunci dalam pengembangan produk-produk ikonik seperti Microsoft Word dan Publisher. Kontribusinya di Microsoft tidak hanya membuktikan kapabilitasnya dalam industri teknologi, tetapi juga membuka jalan bagi lebih banyak perempuan untuk memasuki dunia tech.
Dedikasi dalam Filantropi
Langkah besar Melinda dalam dunia filantropi dimulai dengan pendirian Gates Library Foundation pada 1997, yang kemudian berkembang menjadi Bill & Melinda Gates Foundation. Di bawah kepemimpinannya, yayasan ini tumbuh menjadi organisasi amal terbesar di dunia, dengan fokus pada kesehatan global, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan. Komitmen yayasan terhadap kemanusiaan terbukti ketika mereka menginvestasikan 1,75 miliar dolar AS untuk penanganan COVID-19 pada tahun 2020.
Tidak berhenti di situ, pada 2015 Melinda mendirikan Pivotal Ventures, sebuah perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender. Melalui inisiatif ini, ia aktif mendukung perempuan pendiri startup di Amerika Serikat dan menciptakan peluang bagi perempuan dalam industri teknologi.
Baca Juga: Menguak 15 Ramalan Bill Gates di Tahun 1999 yang Menjadi Kenyataan!
Aktivisme dan Karya Literasi