Suara.com - Pada agenda retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, hari ini Jumat (25/10/2024), latihan baris-berbaris yang diikuti oleh para menteri hingga presiden ini bukan hanya aktivitas seremonial, tetapi memiliki makna penting dalam pembentukan karakter kepemimpinan dan peningkatan sinergi pemerintahan.
Kegiatan dimulai pagi hari, tepat pukul 04.00 WIB, dengan Presiden Prabowo Subianto yang tiba pertama di lapangan, memberikan teladan kedisiplinan bagi kabinetnya. Latihan fisik, termasuk baris-berbaris, dihadiri seluruh anggota kabinet, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta beberapa tokoh penting lainnya.
Manfaat Latihan Baris-Berbaris
Disiplin dan Kedisiplinan: Latihan baris-berbaris menanamkan nilai disiplin yang tinggi. Kemampuan untuk mengikuti perintah, bergerak secara serempak, dan menjaga waktu menunjukkan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.
Kerja Sama Tim: Kegiatan ini melatih para menteri untuk bekerja sama dalam satu tim, mengikuti arahan, dan mencapai tujuan bersama. Hal ini penting untuk membangun sinergi dan koordinasi yang baik dalam menjalankan pemerintahan.
Kepemimpinan: Melalui latihan ini, para menteri dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan mereka. Mereka belajar untuk memberikan contoh, memotivasi orang lain, dan mengambil keputusan secara cepat.
Fokus dan Konsentrasi: Baris-berbaris menuntut fokus dan konsentrasi yang tinggi. Keterampilan ini sangat berguna dalam menghadapi berbagai tantangan dan membuat keputusan yang tepat dalam konteks pemerintahan.
Ketahanan Fisik dan Mental: Latihan fisik yang dilakukan selama baris-berbaris membantu meningkatkan ketahanan fisik dan mental para menteri. Hal ini penting untuk menghadapi beban kerja yang berat dan tuntutan tugas yang tinggi.
Membangun Sinergi dalam Pemerintahan
Baca Juga: Prabowo Gembleng Kabinet Merah Putih di Akmil, Bakal Efektif atau Cuma Jadi Gimik?
Selain manfaat individu, kegiatan baris-berbaris ini berperan besar dalam membangun sinergi dan koordinasi antaranggota kabinet. Dengan kebersamaan ini, para menteri diharapkan mampu mencapai tujuan nasional secara lebih efisien dan produktif.