Namun suntikan dana sebesar itu tak menjamin bisnis ini bertahan lama. Tak sampai satu tahun, Goola dinyatakan bangkrut dan gulung tikar.
3. Sang Javhas
Tak hanya di bidang kuliner, Kaesang juga melebarkan sayap bisnisnya di bidang konveksi. Saat memulai bisnis di tahun 2017, Kaesang membangun bisnis konveksi bernama Sang Javas yang berfokus terhadap produksi kaos dengan gambar dan tulisan lucu.
Bisnis ini terbilang cukup lama digeluti Kaesang. Namun di tahun 2020, bisnis ini diduga sudah gulung tikar dan media sosialnya tidak pernah aktif lagi hingga saat ini.
4. Madhang

Kaesang dan Gibran juga pernah membangun sebuah aplikasi bernama Madhang yang berfokus dalam menyalurkan jualan ibu-ibu rumah tangga kepada pembelinya. Aplikasi yang menjembatani antara produsen dan konsumen dalam jumlah masif ini pun sempat mendapat banyak peminat, terutama para ibu-ibu yang berbakar dalam memasak dan ingin memasarkan produknya.
Aplikasi ini juga bekerjasama dengan Paytren dan Grab sebagai mitra mereka. Namun lagi-lagi, bisnis ini tak bertahan lama hingga berhenti beroperasi di akhir tahun 2022 lalu. Banyak ibu-ibu yang memprotes penutupan aplikasi ini lantaran banyak uang mereka yang belum dibayarkan.
5. Siap Mas
Salah satu bisnis yang juga tak bertahan lama ialah Siap Mas. Bisnis yang mencakup minuman ringan dan makanan ringan ini ternyata tak mampu bertahan di pasar masyarakat Indonesia. Bisnis ini hanya bertahan hingga tahun 2020 lalu dan kini dinyatakan tutup permanen.
Baca Juga: Bukti Kuat Fufufafa Terkait Gibran Makin Terbuka, Fedi Nuril: Gue Kira...
Lini bisnis lainnya seperti Markobar dan Sang Pisang pun juga sudah banyak yang ditutup outletnya. Kini, Gibran dan Kaesang pun diketahui berfokus pada politik dibanding bisnis mereka.