Manfaat Belajar di Sekolah Alam: Membentuk Generasi Peduli Lingkungan

Vania Rossa

Senin, 23 September 2024 | 18:58 WIB
Manfaat Belajar di Sekolah Alam: Membentuk Generasi Peduli Lingkungan
Sekolah Alam Atelier (Dok. Sekolah Alam Atelier)

Suara.com - Di tengah hutan beton yang mengelilingi kota Jakarta, sekolah alam kian diminati oleh para orang tua. Seperti namanya, ini adalah jenis sekolah yang menekankan pembelajaran di luar kelas dan keterhubungan dengan alam. Model pendidikan ini menawarkan pendekatan yang berbeda dan menjanjikan sejumlah manfaat bagi perkembangan anak.

Sekolah alam merupakan lembaga pendidikan yang menggabungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman langsung di alam. Kurikulumnya dirancang untuk mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual anak melalui interaksi langsung dengan alam. Berikut adalah beberapa manfaat bersekolah di sekolah alam bagi anak:

1. Koneksi yang Lebih Dalam dengan Alam

Beraktivitas dekat dengan alam membuat anak belajar menghargai keanekaragaman hayati dan siklus alam. Dari sini, diharapkan akan tumbuh rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan. Lebih dari itu, bermain di alam juga terbukti sangat baik untuk kesehatan mental anak karena dapat dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

2. Perkembangan Kognitif yang Holistik

Sekolah alam menawarkan pembelajaran aktif, di mana anak-anak belajar melalui pengalaman langsung, bukan hanya dari buku. Dari cara belajar aktif ini, anak akan memiliki keterampilan berpikir kritis, karena mereka diajak untuk mengamati, menganalisis, dan memecahkan masalah. Kreativitas mereka juga diasah, karena alam menyediakan ruang yang luas bagi anak-anak untuk bereksplorasi dan mengembangkan imajinasi.

3. Penguasaan Keterampilan Sosial dan Emosional

Anak-anak akan belajar bekerja sama dalam kelompok saat melakukan aktivitas di alam. Dari kegiatan ini, mereka akan belajar berempati dan memahami pentingnya saling menghormati antara manusia dan alam.

4. Kesehatan Fisik yang Optimal

baca juga

Seperti yang kita tahu, bermain di luar ruangan meningkatkan kebugaran fisik. Tak hanya itu, kontak dengan alam dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Sekolah Alam Atelier hadir di tengah kota Jakarta dan menawarkan konsep pembelajaran berbasis alam yang memungkinkan anak-anak untuk belajar tidak terbatas pada ruang kelas, tetapi bisa belajar di alam dan ruangan terbuka. Berlokasi di Jakarta Selatan, sekolah yang ditujukan untuk pendidikan anak-anak usia dini (PAUD) mulai dari umur 6 bulan sampai 6 tahun ini menerapkan kurikulum Reggio Emilia.

Menurut Supiani Winata, Pendiri dan Direktur dari Alam Atelier, pendekatan Reggio Emilia, yang berasal dari kota Reggio Emilia di Italia, merupakan pendekatan pembelajaran ini berpusat pada anak dan menghargai anak sebagai peserta aktif dalam perjalanan belajar mereka. Pendekatan ini menekankan pengalaman langsung, kolaborasi, dan eksplorasi, yang memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan diri dalam “seratus bahasa” melalui berbagai bentuk seni dan komunikasi.

Sementara itu, pendidik atau guru-guru berperan sebagai fasilitator, mengamati dan merespon minat anak-anak, menumbuhkan kecintaan terhadap pembelajaran dan rasa kebersamaan yang kuat. Selain itu, lingkungan dianggap sebagai guru ketiga bagi anak.
Lebih lanjut, Maryati Lauw, Direktur Operasional Alam Atelier menambahkan bahwa karena program belajarnya bertujuan untuk membangun anak secara holistik, maka semua program yang dirancang diharapkan dapat melahirkan anak-anak yang bukan hanya cerdas, mencintai alam, tetapi juga mereka akan menjadi anak-anak yang mandiri,kreatif, dan percaya diri.

Salah satu hal yang tidak kalah menarik dari sekolah Alam Atelier adalah adanya kegiatan gymnastics yang disisipkan ke dalam program sehari-hari anak-anak. Alam Atelier bekerjasama dengan sekolah gymnastics nomor satudi Singapura yaitu, Bazgym Gymnastics School.

Menawarkan pendekatan pendidikan yang unik dan komprehensif, sekolah alam memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk terhubung dengan alam. Manfaatnya, tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga sosial, emosional, dan fisik anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil Mau Bikin Program Maghrib Mengaji, Anak Sekolah Wajib Baca Alquran Tiap Hari

Ridwan Kamil Mau Bikin Program Maghrib Mengaji, Anak Sekolah Wajib Baca Alquran Tiap Hari

Kotak Suara | Jum'at, 20 September 2024 | 17:40 WIB

Manisnya Gaya Maryam Anak Oki Setiana Dewi saat Sekolah di Mesir, Gendong Tas Bermerek!

Manisnya Gaya Maryam Anak Oki Setiana Dewi saat Sekolah di Mesir, Gendong Tas Bermerek!

Lifestyle | Sabtu, 21 September 2024 | 21:00 WIB

Penampakan Sekolah Lolly Putri Nikita Mirzani di Inggris Terkuak, Jomplang dengan Realita

Penampakan Sekolah Lolly Putri Nikita Mirzani di Inggris Terkuak, Jomplang dengan Realita

Entertainment | Jum'at, 20 September 2024 | 13:50 WIB

Terkini

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 10:21 WIB

Gempa Guncang Laut Jakarta, Kenapa Tidak Terasa di Wilayah Ibu Kota?

Gempa Guncang Laut Jakarta, Kenapa Tidak Terasa di Wilayah Ibu Kota?

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:20 WIB

Masa Depan Industri Kecantikan: Saat AI dan Analisis Kulit 3D Ubah Cara Klinik Gaet Pasien

Masa Depan Industri Kecantikan: Saat AI dan Analisis Kulit 3D Ubah Cara Klinik Gaet Pasien

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 10:15 WIB

Mark Lee Ungkap Arti Cinta Sejati di Lagu Comeback Solo Terbaru, My Friend

Mark Lee Ungkap Arti Cinta Sejati di Lagu Comeback Solo Terbaru, My Friend

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 10:15 WIB

Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara

Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:09 WIB

Sentil Isu Sensitif, Mahfud MD Ingatkan Pesan Prabowo Soal Masa Depan Bangsa

Sentil Isu Sensitif, Mahfud MD Ingatkan Pesan Prabowo Soal Masa Depan Bangsa

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 10:08 WIB

Gubernur Khofifah Raih PRIWOLA 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Komunikasi Publik di Jatim

Gubernur Khofifah Raih PRIWOLA 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Komunikasi Publik di Jatim

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 10:06 WIB

Buka Gen Z Impact Fest 2026, Menteri Brian Yuliarto Dorong Generasi Muda Jadi Thinking Generation

Buka Gen Z Impact Fest 2026, Menteri Brian Yuliarto Dorong Generasi Muda Jadi Thinking Generation

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:05 WIB

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Badan Geologi Catat Peralihan Erupsi ke Tipe Strombolian

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Badan Geologi Catat Peralihan Erupsi ke Tipe Strombolian

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 10:01 WIB

Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dengan Pembersih Kerak

Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dengan Pembersih Kerak

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 10:00 WIB

×