Suara.com - Polemik jet pribadi yang digunakan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono masih terus dibicarakan. Di media sosial terpantau banyak sekali pihak dari berbagai kalangan yang turut menyampaikan kritik atas polemik tersebut.
Salah satu yang keras menyuarakan kritiknya di berbagai platform adalah komika Abdur Arsyad. Kekinian, Abdur Arsyad menyentil polemik jet pribadi yang digunakan Kaesang melalui TikTok pribadinya, abdur.arsyad.
Bukan video TikTok biasa, Abdur Arsyad melibatkan ilmu Matematika dalam video sentilannya. Ia dengan lihai menyusun persamaan Matematika yang dinilai cocok untuk menggambarkan situasi polemik Kaesang.
"Ini saya ada contoh soal untuk tes wawasan kebangsaan untuk teman-teman di KPK," ujar Abdur Arsyad dikutip dari TikTok pada Jumat (20/9/2024).
"Faktor yang pertama adalah Kaesang, ini kita anggap aja A. Kemudian ada 'Temannya' di sini kita anggap variabel B. Lalu 'Searah', kita anggap variabel C," jelas Abdur Arsyad lagi.
Komika kelahiran 1988 itu kemudian melanjutkan persamaannya dengan menambahkan informasi baru tentang teman Kaesang yang ternyata tidak ikut dalam perjalanan. Padahal awalnya Kaesang mengaku cuma nebeng jet pribadi temannya yang kebetulan searah.
"Jadi di sini kita lihat, B sama dengan C. Kemudian A sama dengan C. Lalu di sini berarti B sama dengan A atau A sama dengan B. Nah lalu kemudian KPK sebut temannya tidak ikut. Jadi nilai B itu nol," sambung Abdur Arsyad.
"Ketika B sama dengan nol, dan A sama dengan B, maka A sama dengan nol. Jadi kesimpulannya adalah A sama dengan nol atau Kaesang sama dengan nol besar," tandasnya.
Sindiran dengan cara unik yang disampaikan oleh Abdur Arsyad pun mencuri perhatian netizen di media sosial. Banyak netizen yang memuji keberanian Abdur Arsyad dalam menyampaikan kritik.
Baca Juga: Sebulan Hilang dari Medsos, Kaesang Diejek Oza Rangkuti: HP Ketinggalan di Bea Cukai?
Setelah ditelusuri, Abdur Arsyad berani memakai persamaan Matematika untuk menyindir Kaesang sebab memiliki dasar ilmunya. Ia diketahui merupakan lulusan program studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang.