Karena ingin bangunan masjid bertahan lama, tentunya butuh bahan material berkualitas, bukan hanya sekedar kayu dan genteng. Soekarno juga mengatakan bahwa masjid tersebut harus dibangun dari material seperti beton, pintu dari perunggu, kerangka besi, dan lantai dari batu.
Pembangunan Masjid Istiqlal tak berjalan mulus karena adanya gejolak politik dan ekonomi serta adanya peristiwa G30S tahun 1965. Lalu pada 1966, usai kondisi RI lebih kondusif, masjid Istiqlal mulai kembali dibangun dipelopori oleh Menteri Agama KH Muhammad Dahlan.
Masjid Istiqlal pun diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978. Peresmian masjid agung ini ditandai dengan prasasti di area tangga pintu As-Salam. Adapun pembangunan Masjid Istiqlal ini memakan biaya yang mencapai Rp7 miliar.
Demikian ulasan mengenai sejarah masjid Istiqlal yang menarik untuk diketahui.
Kontributor : Ulil Azmi