Suara.com - Reza Arap tengah menjadi topik perbincangan hangat usai ikut hadir dalam aksi unjuk rasa hari kedua penolakan RUU Pilkada. Agenda ini berlangsung di depan kantor KPU RI pada Jumat (23/8/2024) kemarin.
Tidak ikut berorasi seperti sejumlah public figure seperti Reza Rahadian, ia memilih membagikan makanan ala Jepang untuk para peserta aksi demo di depan kantor KPU RI. Saat itu, ia mengatakan "makan, makan.." kepada para demonstran.
Cuplikan unggahan video Reza Arap berbagi makanan itu viral di media sosial X dengan jumlah penonton lebih dari 103 ribu kali. Etikanya ini juga dipuji warganet dan tak sedikit yang kemudian penasaran akan latar belakang pendidikannya.
Pendidikan Reza Arap
Pemilik nama lengkap Muhammad Reza Oktovian itu pernah menempuh pendidikan di TK, SD, dan SMP di sekolah Kristen Rahmani, Mangga Besar, Jakarta Barat. Kemudian, ia melanjutkan studinya di SMAN 11 Pinangsia.
Namun, tak diketahui apakah ia melanjutkannya ke jenjang perguruan tinggi atau tidak. Di sisi lain, Reza Arap lahir pada 15 Oktober 1987 dan memeluk agama Islam. Namun, ia memutuskan untuk pindah keyakinan menjadi Buddha.
Soal karier, ia diketahui sudah mencari pundi-pundi rupiah sejak kecil. Orang tuanya saat itu bercerai dan Reza Arap mendapatkan warisan dari ayahnya. Namun, ia menolak dan memilih bekerja untuk memperoleh uang.

Reza pun menjadi tukang ojek dan menjual kosmetik dari pintu ke pintu untuk bertahan hidup di Jakarta. Lalu, pada 2012, ia membuat kanal Youtube, namun baru mengunggah video pertamanya setahun kemudian.
Tepat pada September 2018, Reza Arap mendonasikan kanal Youtube-nya itu ke sebuah yayasan kanker anak yang bernama Yayasan Anyo Indonesia. Di sisi lain, ia juga diketahui pernah menjadi penjaga warnet.
Baca Juga: Jokowi Tanggapi Aksi Demo Tolak RUU Pilkada: Itu Baik, Sangat Baik
Hal itu yang membuatnya tertarik menjadi content creator serta gamers. Saat masih kecil, ibunya mendukung hobi Reza Arap dengan sering membelikan CD game terbaru. Oleh karenanya, ia berkarier di ranah ini.