Dampak Nonton Film Porno, Benarkah Bisa Picu Lakukan KDRT?

Vania Rossa Suara.Com
Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:07 WIB
Dampak Nonton Film Porno, Benarkah Bisa Picu Lakukan KDRT?
Ilustrasi Nonton Konten Dewasa - (Freepik)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Tidak hanya kepada pasangannya, KDRT kemungkinan juga bisa dilakukan terhadap anak-anaknya. Bahkan dalam kasus yang parah, orang bisa gelap mata untuk membunuh pasangannya.

Dampak lain film porno yang bisa dirasakan oleh seseorang yaitu kerusakan otak yang berakibat rusaknya pola pikir manusia, sehingga akan sulit mengambil keputusan. Mereka juga akan mengalami disfungsi ereksi. Hal ini terjadi karena rata-rata pecandu pornografi membutuhkan lebih banyak rangsangan untuk mencapai titik orgasme.

Orang yang sudah kecanduan pornografi juga lebih suka berdiam diri di dalam rumah daripada berinteraksi dengan orang lain. Sehingga kebiasaan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari untuk bersosialisasi.

Dalam kasus yang sudah terjadi, pornografi dapat membuat seseorang tidak bisa berpikir jernih. Karena orang-orang yang kecanduan film dewasa lebih mengutamakan hasrat seksualnya. Sehingga hal ini berisiko untuk melakukan kejahatan seksual dengan tujuan agar merasakan sensasi yang lebih.

Mengingat dampak negatifnya sangat banyak, para ahli kemudian menyarankan agar setiap rumah tangga yang sudah ketergantungan dengan tayangan pornografi harus segera melakukan konsultasi ke psikiater. Sebab jika terus dibiarkan, bukan hanya merusak hubungan rumah tangga, pornografi juga bisa mengubah sifat dan perangai pasangan, maupun perilaku diri sendiri.

Itulah dampak nonton film porno yang ternyata bisa memicu seseorang melakukan KDRT karena emosi yang tidak stabil dan sulit dikontrol akibat kecanduan pornografi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI