"Padahal 18 orang itu punya kesempatan untuk mundur tapi kalah sama keinginan duniawi," tambah warganet.
"Sabar, Bu. Ini pilihan. Anak-anak itu kalau tidak mau lepas hijab bisa memilih memboikot atau mundur dari awal," komentar warganet lainnya lagi.
Sebagai informasi, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah angkat suara perihal hebohnya dugaan anggota Paskibraka dipaksa lepas hijab.
BPIP menegaskan apabila tidak ada unsur pemaksaan untuk melepas hijab saat bertugas dalam acara pengukuhan, pengibaran, dan penurunan bendera.
"Sehubungan berkembangnya wacana di publik terkait tuduhan kepada BPIP melakukan pemaksaan lepas jilbab, BPIP memahami aspirasi masyarakat. BPIP menegaskan bahwa tidak melakukan pemaksaan lepas jilbab," tegas Kepala BPIP Yudian Wahyudi dalam keterangan di IKN.