Kisah Kocak Sukarno dan Pemuda yang Menculiknya Jelang Proklamasi

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:14 WIB
Kisah Kocak Sukarno dan Pemuda yang Menculiknya Jelang Proklamasi
Kolase Sukarno dan Sukarni. [Wikipedia]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Ha," teriak Sukarni. "Lihatlah! Itu sudah mulai. Revolusi sedang berkobar persis seperti yang kami janjikan. Jakarta sudah terbakar. Lebih baik kita cepat-cepat kembali ke Rengasdengklok," tutur Sukarni.

Presiden Sukarno justru memerintahkan rombongan mendekat ke arah asal asap untuk menyelidiki apa yang terjadi. 

Ketika sudah dekat dengan nyala api, Sukarno dan rombongan keluar dari mobil mengecek apa yang membuat terjadinya kepulan asap.

Ternyata bukan revolusi seperti yang disangka Sukarni. Api berasal dari jerami yang dibakar seorang petani kurus berpakaian compang camping.

Sukarno lalu menoleh ke Sukarni sembari menertawakannya. "Inikah revolusimu?" ejek Bung Karno.

"Ini bukan bumi hangus. Tidak ada pemberontakan besar-besaran. Tidak ada ratusan ribu orang yang menantikan isyarat untuk berontak. Ini hanyalah seorang Marhaen membakar jerami," tukas Sukarno.

Subardjo lalu meminta Sukarni untuk menyimpan pistolnya dan berhenti bermain pahlawan-pahlawanan. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke rumah di Pegangsaan 56. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI