Pengeluaran paling mahal Erina adalah les GMAT yang membayar Rp6 juta hingga Rp 12 juta. Kemudian pengeluaran terbesar kedua adalah tes GMAT yang dilakukan Erina dua kali. Adapun harga sekali tes GMAT adalah Rp3,5 juta.
Pengeluaran ketiga terbesar Erina adalah tes IELTS sebesar Rp 3 juta. Kemudian dilanjut pengeluaran mendaftar universitas di Amerika Serikat dengan harga Rp1,5 juta sampai Rp2 juta per kampus.
Erina juga turut mengungkap beasiswa yang digunakannya untuk melanjutkan S2 di UPenn. Ia ternyata menggunakan beasiswa parsial yang ditawarkan dari UPenn, sehingga tidak harus membayar full biaya kuliah.
Sebelumnya, kata Erina, ia sempat diterima beasiswa LPDP dari Pemerintah Indonesia. Namun sayang, Erina belum menentukan kampus yang ingin ditujunya, sehingga beasiswa LPDP yang diterimanya keburu hangus.