Ninja Xpress Dorong Peningkatan Basis Pelanggan UMKM Lewat Affiliate Marketing

Kamis, 11 Juli 2024 | 11:17 WIB
Ninja Xpress Dorong Peningkatan Basis Pelanggan UMKM Lewat Affiliate Marketing
Ilustrasi affiliate marketing. (ist/Ninja Xpress)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Saat ini, affiliate marketing menjadi salah satu strategi pemasaran yang banyak digunakan oleh para pelaku bisnis online. Dilansir dari hasil survei Suara UKM Negeri Vol. 5 dari Ninja Xpress, sebanyak 73% orang berbelanja di affiliate marketing karena tertarik dengan barang yang dipasarkan.

Affiliate marketing merupakan pola promosi produk, di mana seseorang yang telah bergabung sebagai affiliate marketer akan mendapatkan komisi dari pemilik bisnis ketika sudah berhasil menjual produk.

“Affiliate marketing telah menjadi strategi yang semakin populer di Indonesia, membantu berbagai bisnis meningkatkan visibilitas mereka secara online dan mengembangkan basis pelanggan mereka,” ujar Head of Trade Marketing Ninja Xpress, Subarkah Dwipayana, di Jakarta, Senin (8/7/2024).

Secara garis besar terdapat 3 komponen utama dalam affiliate marketing, yakni pemilik usaha atau brand, afiliasi, dan pelanggan. Umumnya pihak dengan kemampuan mempengaruhi orang lain seperti influencer media sosial menjadi afiliasi dalam strategi ini.

Ilustrasi affiliate marketing. (ist/Ninja Xpress)
Ilustrasi affiliate marketing. (ist/Ninja Xpress)

Ninja Xpress bersama Digital Marketing Expert, Nurdin Hoerrudin, mengungkap 3 hal penting terkait affiliate marketing yang bisa diperhatikan oleh para pelaku bisnis online, termasuk UMKM.

Yang pertama terkait pemberian komisi. Umumnya afiliasi akan mendapatkan komisi antara 5%-75% tergantung dari jenis dan harga produk, atau bisa jadi pelaku bisnis menetapkan fixed rate. Penting juga untuk menyesuaikan nilai komisi dengan margin produk yang dipasarkan.

Kemudian cara kerja affiliate marketing itu sendiri. Para afiliasi nantinya mendapatkan link affiliate dengan ID pencatat transaksi yang akan dibagikan di media sosial. Apabila ada transaksi melalui link tersebut, maka afiliasi akan mendapatkan komisi sesuai perjanjian.

Yang terakhir adalah strategi affiliate marketing. Misalnya pemilik bisnis harus membuat konten promosi yang baik untuk digunakan afiliasi, serta disarankan memberi produk ke afiliasi agar promosi tampak lebih natural.

Seperti strategi pemasaran lain, affiliate marketing juga memiliki kekurangan dan kelebihan. Cara promosi ini cenderung memerlukan biaya lebih sedikit daripada metode lain, tetapi diperlukan kecermatan pemilik bisnis untuk menentukan afiliasi yang diajak bekerja sama agar hasilnya optimal.

Baca Juga: UMKM Binaan AMANAH Memikat Pengunjung Bhayangkara Fest 2024

Ilustrasi affiliate marketing. (ist/Ninja Xpress)
Ilustrasi affiliate marketing. (ist/Ninja Xpress)

“Dengan strategi affiliate marketing ini, diharapkan dapat mendukung UMKM di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan potensi besar dari strategi pemasaran ini, meningkatkan penjualan, dan mencapai kesuksesan yang lebih besar di era digital,” tutur Subarkah Dwipayana menambahkan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI