Sejarah Istilah Colorisme dan Praktiknya di Indonesia, Sudah Ada Sejak Masa Kolonial

Galih Priatmojo Suara.Com
Rabu, 10 Juli 2024 | 17:48 WIB
Sejarah Istilah Colorisme dan Praktiknya di Indonesia, Sudah Ada Sejak Masa Kolonial
Ilustrasi keberagaman warna kulit. (Monstera/Pexels)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Hal itu terutama terjadi ketika Jepang menduduki Indonesia. Di masa itu, Jepang kerap merilis iklan produk-produk kecantikan yang menggambarkan sosok orang Jepang dengan kulit putih yang dinarasikan sebagai standar ideal.

Perempuan Rentan jadi Korban Colorisme

Seperti halnya di Indonesia, fenomena Colorisme nyata terjadi di sebagian negara Asia Tenggara.

Hal itu karena kulit yang cerah atau putih mendapat keistimewaan daripada mereka yang kulitnya gelap.

Hal ini yang kemudian membedakan dengan India dan Amerika karena di kawasan Asia Tenggara tak ada perbedaan ras yang mencolok seperti di Amerika atau perbedaan kasta seperti di India.

Meski begitu secara keseluruhan, perempuan merupakan pihak yang paling terdampak terkait fenomena colorisme ini.

Baik itu di Asia atau di luar Asia, perempuan kerap menjadi subyek yang paling rentan mengalami diskriminasi akibat colorisme.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI