Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono mengakui setuju dengan program makan siang gratis yang dicanangkan presiden terpilih Prabowo Subianto sebagai program kerja di masa jabatannya ke depan.
Pandji yang dikenal kritis terhadap pemerintah ini ternyata tak pernah menampik gagasan yang dijanjikan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sejak kampanye Pilpres 2024 tersebut.
Hal ini terkuak ketika ia berbincang bersama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di program Youtube-nya berjudul Skakmat yang tayang pada Rabu (3/7/2024).
![Pandji Pragiwaksono dan Ridwan Kamil. [Youtube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/03/40182-pandji-pragiwaksono-dan-ridwan-kamil.jpg)
Ridwan Kamil tengah memaparkan bahwa program yang dibawa Prabowo Subianto itu mendapat pujian dari Singapura.
"From Singapore prespective, (they said) I think it's brilliant to have this free lunch because you're investing to the brain of the next generations [Dari sudut pandang Singapura, (mereka bilang) program makan siang gratis ini brilian karena kalian berinvestasi di otak generasi masa depan -red]," kata Ridwan Kamil dikutip Suara.com dari Youtube Pandji.
Menanggapi pernyataan Kang Emil, Pandji mengakui bahwa ia juga setuju dengan program Prabowo Subianto tersebut meskipun dia adalah pemilih Anies Baswedan di Pilpres 2024 lalu.
"Saya nggak pernah menolak gagasan (makan siang gratis) itu. Kendatipun saya nggak milih Pak Prabowo, tapi program makan siang gratis juga dilakukan di New York. Kita tahu sekolah di New York juga melakukamn makan siang gratis," ujar komika yang kini tinggal di New York, Amerika Serikat itu.
Pandji lantas mengangkat kritikan mengenai program makan siang gratis yang kerap dibandingkan dengan pendidikan gratis yang harusnya diterima masyarakat Indonesia.
"Bahkan ada yang bilang dengan nyindir katanya lebih penting makan siang gratis daripada pendidikan gratis," kata Pandji.
Baca Juga: Komeng Lebih Pantas Jadi Presiden Ketimbang Prabowo, Ini Alasan Menohok Pandji Pragiwaksono
Namun, menurut ayah dua anak itu program makan siang gratis bisa jadi lebih utama dari pendidikan gratis.