Kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib. Berikut ini lafal niat puasa sunnah Arafah di siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah swt.
Keutamaan Puasa Arafah
Dilansir Suara.com dari laman NU Online, ada dua keutaman yang didapatkan umat Muslim yang menjalankan ibadah Puasa Arafah ini.
Keutamaan yang pertama, dihapuskan dosa-dosanya selama dua tahun, yakni dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Mayoritas ulama berpendapat, bahwa dosa-dosa yang dihapus sebab puasa Arafah adalah dosa-dosa kecil, sebagaimana diterangkan oleh Imam Nawawi dalam Syarah Muslim juz 3 (h. 113).
Keutamaan Kedua, orang yang berpuasa pada hari Arafah juga dibebaskan dari segala macam siksa neraka. Sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam sebuah haditsnya, bahwa Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari Arafah dibanding hari-hari lainnya.
Baca Juga: Apa Nama Puasa Sebelum Idul Adha? Lengkap Kapan Pelaksanaannya
“Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: Apa yang mereka inginkan?” (HR Muslim).