9 Fakta Polwan Bakar Suami di Mojokerto: Diduga Baby Blues, Muak Uang Belanja Dipakai Judi Online

Senin, 10 Juni 2024 | 20:18 WIB
9 Fakta Polwan Bakar Suami di Mojokerto: Diduga Baby Blues, Muak Uang Belanja Dipakai Judi Online
9 Fakta Polwan Bakar Suami di Mojokerto, Muak Uang Belanja Bulanan Dipakai Judi Online (Pexels)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Polisi wanita (polwan) berinisial Briptu FN (28) asal Mojokerto tega membakar suaminya yang juga merupakan anggota polisi berinisial Briptu RDW (27). Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini dilakukan di garasi rumah yang berada di Asrama Polisi (Aspol) Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (8/6/2024). Ini dia fakta polwan bakar suami di Mojokerto. 

Diketahui, akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar hingga 90 persen di tubuhnya. Korban juga sempat menjalani perawatan medis, namun dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (9/6/2024). 

Fakta Polwan Bakar Suami di Mojokerto 

Berikut ini Suara.com telah merangkum beberapa fkta polwan bakar suami di Mojokerto: 

1. Cekcok karena gaji tinggal Rp800 ribu 

FN nekat membakar suaminya usai ia mengetahui rekening bank milik suaminya berisi gaji ke-13 yang seharusnya senilai Rp 2.800.000 berkurang menjadi Rp 800.000. FN lantas menelepon suaminya menanyakan tentang uang di rekening yang berkurang. Ia juga meminta korban untuk segera pulang. 

Sebelum akhirnya RDW sampai di rumah, FN telah membeli bensin di sebuah botol lalu menyimpannya di atas lemari teras rumahnya. FN juga sempat mengirimkan sebuah foto melalui pesan WhatsApp untuk meminta korban segera pulang. Selain itu pelaku juga mengancam jika RDW tidak segera pulang maka anak-anaknya yang akan dibakar. 

Keduanya pun terlibat cekcok di garasi rumah mereka di asrama polisi, Jalan Pahlawan, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. 

2. Tangan Korban di Borgol 

Ketika cekcok, FN pun sempat memborgol tangan suaminya lalu mengaitkannya ke tangga lipat yang ada di garasi. Setelah itu, FN langsunf menyiramkan bensin yang sudah disiapkannya ke sekujur tubuh RDW. 

"Setelah itu terduga pelaku menyalakan korek dan membakar tisu yang dipegang menggunakan tangan kanan sambil berkata 'ini lo yang lihaten iki (lihatlah ini)', namun korban diam saja," kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri. 

Tersangka kemudian menyalakan korek dan membakar tisu. Api yang membakar tisu di tangan Briptu FN, langsung menyambar ke tubuh korban yang telah berlumur bensin. Tak lama setelah itu korban terbakar di sekujur tubuh dan berteriak minta pertolongan. 

Akan tetapi ia tidak bisa menyelamatkan diri. Sebab, ketika RDW terbakar, tangannya masih terborgol dan terhalang mobil yang terparkir di garasinya. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI