Suara.com - Kabar membangkakan kembali datang dari band metal asal Indonesia, Voice of Baceprot. Setelah berhasil dipanggil ke beberapa festival di luar negeri, di tahun 2024 ini Voice of Baceprot berhasil masuk dalam Forbes 30 Under 30.
“Setelah merilis album pertama, mereka keluar dari label rekaman dan menjadi independen. Keputusan berani ini sesuai dengan reputasinya dalam menentang stereotip negara dengan mayoritas Muslim,” tulis Forbes.
Yuk, kenalan dengan wanita hebat dari Voice of Baceprot!
Awal mula Voice of Baceprot
Voice of Baceprot (VoB) adalah band metal asal Garut, Jawa Barat, yang terdiri dari tiga gadis berhijab, Firdda Marsya Kurnia (vokal dan gitar), Widi Rahmawati (bassis), dan Euis Siti Aisyah (drum).
Dibentuk pada 2014, mereka menggagas band ini saat masih duduk di Madrasah Tsanawiyah Al Baqiyatussholihat Singajaya, Garut.
Nama Voice of Baceprot menjadi ramai diperbincangkan usai ketiganya melakukan cover lagu Rage Against The Machine menjadi viral di YouTube pada tahun 2015.
Tak hanya dari penampilannya yang berhasil mematahkan stereotip, keunggulan lain yang ditawarkan oleh VoB adalah bagaimana mereka kerap membawa isu sosial di sekitar dari panggung ke panggung.
Profil Euis Siti Aisyah
Baca Juga: Lagi, Bank Mandiri Raih Peringkat Satu Bank Pelat Merah Terbaik Versi Forbes
Dikenal sebagai Siti, Euis Siti Aisyah adalah pemain drum yang energik dan berbakat. Di usia 23 tahun, ia telah menunjukkan keahliannya di balik drum set dengan menghasilkan ritme yang kuat dan memukau.