Jika masih bisa diajak bicara baik-baik, nyatakan dengan tegas bahwa Anda tidak ingin adanya hubungan. Bersikaplah konsisten dan hindari mengirimkan sinyal yang membingungkan.
![ilustrasi obsesi. [Pexels.com/cottonbro]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/09/04/16243-ilustrasi-obsesi.jpg)
2. Batasi Kontak
Minimalkan interaksi dengan orang tersebut, mengurangi atau menghindari pertemuan tatap muka, panggilan telepon, pesan teks, atau interaksi media sosial. Jika perlu, pertimbangkan untuk memblokir.
3. Cari dukungan
Beri tahu teman dan anggota keluarga tepercaya tentang kondisi Anda. Mereka dapat memberikan dukungan emosional dan bahkan bisa ikut mencarikan solusi.
4. Dokumentasikan teror
Penting untuk mendokumentasikan setiap teror. Simpan pesan, foto, atau bukti apa pun yang mungkin berguna di kemudian hari.
5. Laporkan ke pihak berwenang
Jika obsesi orang tersebut sudah mengancam dan berbahaya, jangan ragu untuk menghubungi pihak berwenang dan membawa semua bukti yang ada.
Baca Juga: Lagi Viral soal Hukum Musik, Ustaz Adi Hidayat Rupanya Satu Almamater dengan Ustaz Solmed