“Kayaknya baru pertama dalam sejarah Menag Indonesia ada Menag yang kayak gini. (sepengetahuan cetek saya),” imbuhnya.
Tentu cuitan ini memunculkan beragam respons lantaran opini Gus Yaqut dianggap sebagai bentuk politisasi agama.
“Menuduh seberang mempolitisasi agama,” celetuk warganet.
“Wah wah wah… Aduh kalau itu banyak sensor ah mau bahasnya,” sindir yang lainnya.