Renaldo Akhira Ruslan selaku Director Of Marekting & Branding Sambal Bakar Indonesia mengaku senang dengan kehadiran Tzuyang di salah satu restorannya. Renal menyebut kehadiran sang YouTuber semakin membuat Sambal Bakar Indonesia semakin dikenal masyarakat luas, baik di Indonesia maupun luar negeri.
Pasalnya, kehadiran Tzuyang ini bukan merupakan kerjasama endorsement dengan Managementnya, melainkan dirinya sendiri yang memilih Sambal Bakar Indonesia sebagai makanan representatif masyarakat Indonesia.
“Kami melihat dengan semakin banyaknya Content Creator luar yang meminati kuliner khas Indonesia, maka ini akan berdampak sangat positif tidak hanya bagi brand Sambal Bakar Indonesia tapi juga untuk pelaku usaha kuliner yg lain. Artinya, kekayaan cita rasa makanan Indonesia dapat diterima tidak hanya bagi masyarakat Indonesia, namun juga mancanegara,” kata Renaldo.
“Dari sisi penjualan tentu sangat berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Karena, orang Korea saja bangga dengan kekayaan cita rasa masakan Indonesia apalagi masyarakat Indonesia itu sendiri,” tambahnya.
Renal mengatakan, momen ini menjadi titik divmana makanan dan brand asal Indonesia dapat naik kelas, bukan cuman di kancah Nasional namun juga Internasional. Ini menandakan cita rasa dan budaya makanan Indonesia dapat diminati oleh turis-turis asing
Renal juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi para YouTuber dan konten kreator untuk melakukan mukbang di Sambal Bakar Indonesia. Mereka pun siap melakukan inovasi agar restoran yang sudah memiliki 22 outlet tersebut semakin berkembang sehingg target menambah sekitar 20 hingga 25 gerai lagi dapat segera terwujud.
“Saat ini kami masih terus fokus untuk meningkatkan kepuasan pelanggan masyarakat Indonesia. Kami perlu hadir dan semakin dekat untuk masyarakat Indonesia,” ucapnya.
“Suatu saat bukan tidak mungkin, kami dapat melayani dan membawa nama baik Indonesia melalui kuliner di kancah Internasional melalui brand Sambal Bakar Indonesia,” harap Renaldo.
Hingga kini, video mukbang Tzuyang di Sambal Bakar Indonesia nyaris menyentuh angka 3 juta penonton, dan disukai hingga 100 ribu lebih akun. Selain itu, video tersebut juga menjadi satu di antara video trending di YouTube Indonesia.
Baca Juga: Viral Mukbang Tusuk Gigi di Korea Selatan, Memangnya Boleh? Simak Penjelasan Ahli!