Dengan populasi dan budaya Indonesia tadi, sebaiknya desainer membidik pasar yang mirip dengan Indonesia. Seperti China, UEI, India, Malaysia yang juga memiliki banyak kegiatan kebudayaan atau perayaan yang membutuhkan busana baru.
Dean juga menyarankan agar para desainer terutama di generasi selanjutnya agar bisa menceritakan mengenai koleksinya secara detail kepada media. Ini perlu dilakukan agar para media memiliki bahan pemberitaan yang lebih mendalam. Sehingga desainer bisa mengenalkan koleksinya pada banyak orang.
"Diharapkan para desainer bisa memperkenalkan koleksinya dengan satu cerita. Ungkapkan pada media apa yang ingin disampaikan dari koleksinya. Juga, saya sarankan agar para desainer menjalin pertemanan secara personal dengan wartawan fesyen. Personal network ini diperlukan untuk menjaga relasi dan nettworking our brand untuk menembus awarness," tutupnya.