Suara.com - Keluarga Presiden Joko Widodo seakan tak henti-hentinya mencuri perhatian publik. Setelah Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Kaesang Pangarep jadi Ketua Umum PSI, kini giliran Kahiyang Ayu.
Anak kedua Presiden Jokowi itu menjadi sorotan publik karena mendapatkan gelar sebagai Tokoh Nasional Tapanuli Bagian Selatan. Pengukuhan Kahiyang menyusul suaminya, yakni Wali Kota Medan Bobby Nasution yang juga mendaparkan gelar yang sama.
Adapun pengukuhan Bobby dilakukan di Alaman Bolak, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara pada Minggu (4/3/2024) lalu. Pengukuhan Kahiyang lantas mencuri perhatian masyarakat, termasuk pegiat media sosial.
Tak sedikit dari mereka yang mempertanyakan maksud di balik pemberian gelar itu. Salah satunya pegiat medsos, Jhon Sitorus.
"(Kahiyang Ayu) tanpa rekam jejak partisipasi, tanpa karya, tanpa kontribusi, tanpa ide, pikiran dan gagasan, tiba-tiba bisa jadi tokoh nasional," sindir Jhon Sitorus seperti dikutip Suara.com, Senin (18/3/2024).
"Pikirannya apa? Gagasannya apa? Karyanya apa? Pengaruhnya (Kahiyang) selama hidup atas dirinya sendiri apa? Gak ada yang tahu," sambungnya.
Namun di balik pro dan kontra pemberian gelar tokoh nasional pada Kahiyang dan Bobby Nasution, publik mulai mencari tahu latar belakang keduanya, termasuk rekam jejak pendidikannya.
Riwayat pendidikan Kahiyang Ayu

Kahiyang Ayu merupakan anak kedua Joko Widodo dan Iriana Widodo. Riwayat pendidikannya cukup mentereng.
Ibu tiga anak ini merupakan alumnus Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ia mengambil jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian.