21 Merek Kurma Produk Israel: 'Dicuri' dari Palestina, Ramai Beredar saat Ramadan

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 28 Februari 2024 | 13:04 WIB
21 Merek Kurma Produk Israel: 'Dicuri' dari Palestina, Ramai Beredar saat Ramadan
Ilustrasi buah kurma (pixabay.com/pictavio)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berdasarkan data dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB pada tahun 2017, Israel memproduksi 136.956 ton kurma yang ditanam di tanah pendudukan, dengan nilai ekspor mencapai 181,2 juta dolar AS.

Bisnis ini dianggap sangat eksploitatif karena sebagian besar operasinya dilakukan di pemukiman ilegal yang melibatkan pekerja Palestina. Petani kurma Israel juga dituduh mempekerjakan anak-anak Palestina di bawah umur.

Memetik kurma di Lembah Yordan diketahui sebagai pekerjaan yang sangat berisiko. Para pekerja harus melakukan pekerjaan tersebut di ketinggian dan bekerja selama berjam-jam dengan risiko kematian. Namun, mereka tidak mendapatkan layanan kesehatan atau kompensasi yang layak.

Sejak tahun 2021, menurut data Layanan Riset Ekonomi Departemen Pertanian Amerika Serikat, tidak ada ekspor kurma dari Palestina di Gaza.

Ini disebabkan oleh blokade Gaza yang mencegah warga Palestina mengekspor kurma lokal mereka, seperti kurma Deir Al Balah yang terkenal. Sementara itu, Israel terus menjadi salah satu eksportir kurma terbesar ke Amerika Serikat. Pada tahun pasar 2022/2023, Israel berhasil mengekspor kurma senilai setidaknya 12 juta dolar AS ke AS.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI