Saat itu, Salma dan Taqy baru berusia 18 tahun dan 19 tahun. Pernikahan di usia sangat muda ini ternyata didukung oleh ibunda Salmafina, Heidy Sunan.
Taqy yang saat itu dikenal publik sebagai hafidz Quran menikahi Salmafina karena keinginan keduanya untuk mendalami agama Islam bersama. Terlebih lagi, saat itu Taqy masih berkuliah di Universitas Al-Azhar, Cairo.
Namun, rumah tangga Taqy dan Salma harus berakhir dengan perceraian ketika belum genap satu tahun keduanya membangun keluarga. Alasannya karena perbedaan prinsip dan permasalahan internal lain membuat Taqy Malik dan Salmafina akhirnya memutuskan untuk berpisah.
Agama Salmafina Sunan
Perceraiannya dengan Taqy Malik sempat diakui Salma sebagai titik terendah dalam hidupnya. Ia mengaku trauma dengan pernikahan hingga memutuskan untuk mengubah penampilannya dengan membuka hijab.
Puncaknya, di tahun 2018 Salma pun mengumumkan bahwa dirinya telah berpindah agama yang sebelumnya memeluk agama Islam menjadi pemeluk agama Kristen.
Salma mengaku bahwa dirinya sempat merasa gemetar luar biasa saat berkunjung ke sebuah gereja. Hal ini dianggap Salma sebagai suatu pertanda agar dirinya menjadi pengikut Kristus. Hal ini menuai kontroversi lantaran Salma dikenal sebagai muslimah yang taat saat menikah dengan Taqy Malik.
Sejak saat itu, Salma mengaku mendalami agama Kristen dan ikut dalam berbagai kegiatan umat Kristiani. Perbedaan agama antara Salma dengan sang orang tua dan adik ternyata tak menjadi penghalang bagi mereka untuk tetap berkomunikasi.
Salma pun kerap mengunggah agenda liburannya dengan sang keluarga. Kini, Salma pun berhasil mendalami agama Kristen melalui sekolah Alkitab di GBI Ecclesa Jakarta.
Baca Juga: Salmafina Sunan Bangga Lulus Sekolah Alkitab, Doa Sunan Kalijaga Malah Kontradiktif
Kontributor : Dea Nabila