Profil Muhammad Lutfi
Sosok Lutfi sendiri mulai dikenal publik sejak dirinya diangkat sebagai Menteri Perdagangan periode 2020-2022. Setelah diberhentikan dari jabatannya, Lutfi kerap muncul di publik untuk membela Presiden Jokowi soal kinerjanya sebagai kepala negara.
Muhammad Lutfi lahir di Jakarta pada 16 Agustus 1969. Lutfi menghabiskan masa kecil hingga duduk di bangku SMA di Jakarta, sebelum akhirnya menempuh pendidikan tinggi di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Sebelumnya, Lutfi diketahui sebagai alumni dari Sekolah Islam Al Azhar.
Selama berkuliah di Purdue University, Lutfi aktif dalam berorganisasi. Setelah lulus, Lutfi kembali ke Indonesia dan membentuk badan usaha bersama rekan-rekannya, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir.
Usaha itu bernama Mahaka Group yang bergerak di multibidang, yaitu pertambangan, keuangan, dan media. Lutfi didaulat sebagai CEO dan Presiden Direktur Mahaka Group saat itu.
Kesuksesan Lutfi dalam menjalani usahanya tersebut membuatnya tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia untuk Jakarta Raya (HIPMI JAYA). Ia terpilih sebagai Ketua HIPMI Jaya periode 1998-2001. Tak hanya itu, Lutfi juga terpilih sebagai Ketua Nasional HIPMI periode 2001-2004.
Karier Muhammad Lutfi
Pada era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), nama Muhammad Lutfi mulai tersohor. Ia diangkat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia tahun 2005. Lutfi mencetak sejarah baru sebagai orang termuda yang pernah menjabat posisi setingkat menteri tersebut.
Kemampuan diplomasi Lutfi pun membuatnya ditunjuk sebagai Duta Besar untuk Jepang dan Federasi Mikronesia pada tahun 2010. Lagi-lagi, Lutfi menjadi duta besar Indonesia termuda saat itu.
Baca Juga: Film 'Dirty Vote' Bongkar Kecurangan Pemilu 2024, Nikita Mirzani: Menyudutkan Salah Satu Paslon
Selama 4 tahun menjabat di negeri Sakura, Presiden SBY kembali memanggilnya untuk bergabung ke Kabinet Indonesia Bersatu II dengan ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Gita Wirjawan pada Februari 2014.