Suara.com - Kucing dan anjing merupakan dua jenis hewan peliharaan paling populer di Indonesia. Karena datang dari dua jenis hewan berbeda, kekhawatiran untuk merawat secara bersamaan rupanya cukup beralasan.
Pertanyaanya kini, apakah kita perlu memberi sekat atau ruang berbeda saat memelihara kucing dan anjing secara bersamaan?
![Ilustrasi hewan peliharaan. [Freepik]](https://media.suara.com/pictures/original/2023/06/30/49099-ilustrasi-hewan-peliharaan.jpg)
Dikatakan oleh dokter hewan, drh. Muhamad Jami Ramadhan, penyediaan sekat ataupun ruang berbeda diperlukan apabila dalam satu rumah memiki hewan peliharaan yang berbeda spesies.
Pemilik hewan juga baiknya selalu memantau tiap individu hewan yang dipelihara apakah sama-sama memiliki sifat sosial yang tinggi dan dapat rukun andai disatukan.
"Apabila tidak bisa disatukan maka tidak bisa dipaksa karena nanti bisa memicu stres yang dapat memicu kejadian suatu penyakit," katanya kepada Suara.com, dibuat Selasa (6/2/2024)
Ia pun menyebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain menjaga kebersihan arena bermain atau lapangan untuk bermain. Itu perlu dilakukan karena ada adanya risiko penularan penyakit antarsatu dengan yang lainnya.
"Pengelola dapat mengimbau bahkan mewajibkan pemilik hewan untuk rutin melakukan vaksinasi serta pemberian obat kutu dan obat cacing sesuai anjuran dokter hewan."
"Bisa juga dilakukan sebagai syarat utama saat hewan untuk bermain selain hewan itu sehat tentunya," tambah drh. Muhamad Jami.
![Hewan peliharaan di Savyavasa. [Suara.com/Risna Halidi]](https://media.suara.com/pictures/original/2024/02/06/99187-hewan-peliharaan-di-savyavasa.jpg)
Dokter hewan yang bermitra dengan aplikasi pet parenting, Petskita, itu juga menyoroti perlunya pengaturan traffic saat bermain supaya tidak terlalu padat.
Baca Juga: Definisi Cat Lovers, Prabowo Langsung Gendong Kucing Warga saat Kampanye di Batam
"Setidaknya ada ruang gerak masing-masing, karena bisa memicu stres hewannya apabila tidak suka bertemu atau berdekatan dengan hewan lain."