Di balik suara berat Tom Lembong, siapa sangka ada kisah pilu yang pernah terjadi. Tom Lembong mengungkapkan kalau suara beratnya itu bukan bawaan lahir, melainkan karena dampak dari penyakit.
Co-captain Timnas pemenangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Cak Imin itu mengaku kalau dirinya pernah mengidap penyakit asma dan bronkitis paru ketika masih kecil.
"Sebetulnya suara saya punya latar belakang atau sejarah yang cukup pedih. Karena saya dari usia muda, 11, 12 tahun, saya kena asma yang berat. Jadi saya kena bronkitis, infeksi paru-paru yang sangat serius di usia remaja muda," cerita Tom Lembong, dikutip dari tayangan video yang dibagikan ulang oleh akun @azzurrivy di platform X,
Akibat penyakitnya itu, Tom Lembong muda harus jalani sejumlah pengobatan termasuk harus memakai nebuliser untuk memasukan obat ke paru-paru dalam bentuk uap serta obat-obatan lainnya. Hal itu dia lakukan selama puluhan tahun dan sering dirawat di rumah sakit.
Kondisinya baru membaik ketika Tom Lembong beranjak dewasa, ketika ia mulai rajin berolahraga.
"Baru saat saya mulai kuliah, baru saya mulai olahraga, khususnya gym, angkat besi. Di situ baru asma saya membaik. Dan dengan perkembangan teknologi, ada obat-obatan asma canggih sekali. Sehingga bisa dibilang lama-lama asma saya terobati," imbuhnya.