Sosok Aguan dan Prajogo Pangestu, Konglomerat Sumbang Rp 155 Miliar untuk Bandara Singkawang

Senin, 29 Januari 2024 | 16:45 WIB
Sosok Aguan dan Prajogo Pangestu, Konglomerat Sumbang Rp 155 Miliar untuk Bandara Singkawang
Maruarar Sirait, Boy Thohir, Aguan, Prajogo Pangestu, Franky Wijaya - Sosok Aguan dan Prajogo Pangestu, Konglomerat Sumbang Rp 155 Miliar untuk Bandara Singkawang (Instagram/maruararsirait)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sosok Aguan dan Prajogo Pengestu banyak dicari, terkait dengan pemberian sumbangan dengan nilai fantantis untuk pembangunan Bandara Singkawang.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat mengatakan bahwa pembangunan Bandara Singkawang ditargetkan akan rampung pada Maret 2024. Ia mengaku sebagian dana proyek ini berasal dari 'sumbangan' sejumlah pengusaha ternama di Indonesia, sumbangan tersebut mulai dari Sugianto Kusuma atau Aguan hingga Prajogo Pangestu dan Anthony Salim.

Sebab pembangunan bandara ini dilakukan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan Corporate Social Responsibility (CSR) para pengusaha lokal Singkawang. Dengan demikian, sebagian pembangunan bandara ini tetap menggunakan APBN. Sedangkan sisanya berasal dari CRS para pengusaha, termasuk di antaranya adalah para pengusaha kelas kakap Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut total APBN yang digunakan dalam pembangunan ini sekitar Rp 270 miliar sedangkan yang berasal dari CSR sekitar Rp 350 miliar.

Secara rinci Pui menjelaskan dana CSR ini digunakan untuk membangun terminal dan ruang tunggu bandara, serta untuk sisanya digunakan sebagai perpanjangan landasan pacu dari 1.400 meter menjadi 2.000 meter (atau sepanjang 600 meter). Sebagai tambahan informasi, Bandara Singkawang dibangun mulai dari tahun 2019 sampai dengan 2023. Bandara ini rencananya akan diresmikan pada bulan Maret 2024 nanti dan beroperasi pada bulan April 2024.

Sementara, gedung terminal penumpang seluas 8.000 meter persegi yang sejauh ini masih dalam progres pembangunan sudah mencapai 95% (tersisa pengisian interior terminal dan ruang tunggu) dan perpanjangan runway menjadi 2.000 meter (selesai dalam 1 atau 2 bulan ke depan) dibangun menggunakan dana dari CSR.

Proyek pembangunan Bandara Singkawang, Kalimantan Barat, menjadi fokus paling utama bagi sejumlah pengusaha ternama di Indonesia. Dalam upaya mendukung pembangunan ini, para pengusaha seperti Aguan, Prajogo Pangestu, dan Anthony Salim sudah menyumbangkan sebagian dana pembangunan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan Corporate Social Responsibility (CSR).

Lantas siapakan sosok Aguan dan Prajogo Pangestu? 

Profil Aguan dan Prajogo Pangestu

Baca Juga: Profil Agung Sedayu Group: Investor IKN yang Disebut Gibran, Siapa Pemiliknya?

Sugianto Kusuma atau biasa dikenal dengan sebutan Aguan merupakan bos Agung Sedayu, sebuah grup perusahaan properti terkemuka dan ternama di Indonesia. Ia lahir pada 10 Januari 1951 sehingga kini berusia 72 tahun. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI