قَضَاءُرَمَضَانَإنْشَاءَفَرَّقَوَإنْشَاءَتَابَعَ
Qadha’ ramadana insha’a farraqa wa insha’a taba’a
Artinya: “Qadha puasa Ramadhan itu jika ia berkehendak maka boleh melakukannya secara terpisah. Dan, jika ia berkehendak maka ia boleh juga melakukan secara berurutan.” (HR. Daruquthni).
Nah bagi yang akan melaksanakan puasa qadha Ramadhan pada waktu puasa ayyamul bidh, berikut ini bacaan niatnya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillahi ta‘ala.
Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT
Demikian penjelasan mengenai apakah puasa ayyamul bidh bisa mengganti puasa Ramadhan lengkap bacaan niatnya. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Baca Juga: Awal Puasa Ramadhan 2024 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Menurut SKB Menteri dan Muhammadiyah