Suara.com - Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, IISMA tengah hangat diperbincangkan di media sosial hingga menjadi trending topic di platform Twitter (kini X).
Setelah sempat diperbincangkan soal penerima beasiswa yang dianggap tak tepat sasaran, kini program pertukaran pelajar Indonesia ke luar negeri ini ikut mendapat hujatan dari warganet.
Hal ini bermula ketika seorang warganet mengomentari unggahan seorang penerima beasiswa IISMA dengan sindiran.
"ini beli ipad mahal mahal cm buat jadi timer kah?" tulis sebuah akun Twitter (X).
Konten yang menunjukkan aktivitas seorang penerima beasiswa pertukaran pelajar IISMA yang sedang menggunakan gadget untuk menunjukkan penghitung waktu pun jadi bulan-bulanan warganet.
"gue tau ini bercanda aja tapi lucu bgt soalnya yg digituin anak iisma," tulis salah satu akun.
Tak hanya itu, sang pemilik akun pun mengungkap banyaknya tren para penerima beasiswa IISMA yang membeli gadget mahal sekembalinya ke Indonesia dengan sindiran soal biaya IISMA yang ditanggung oleh negara.
"tiba-tiba kepikiran, banyak orang yg gue kenal mau iisma/pertukaran pelajar pasti kebeli ipad entah itu sesudah atau sebelum berangkat wkakakka sebuah tren," ujar salah satu warganet.
Program pertukaran pelajar ke luar negeri yang dipelopori oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dan didanai oleh LPDP Kementerian Keuangan ini menjadi perbincangan. Hal itu karena banyak penerima beasiswa merupakan mahasiswa dari latar belakang keluarga yang mampu bersekolah di luar negeri tanpa beasiswa.
Baca Juga: Ikuti Pengalaman Belajar Sambil Bekerja di BRILiaN Internship Program
Apa Itu IISMA?