Rekam Jejak Akademis Jokowi, Kenapa Dinobatkan Jadi 'Alumnus UGM Paling Memalukan'?

Ruth Meliana Suara.Com
Sabtu, 09 Desember 2023 | 14:14 WIB
Rekam Jejak Akademis Jokowi, Kenapa Dinobatkan Jadi 'Alumnus UGM Paling Memalukan'?
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Sidang Tahunan DPR MPR dan Pidato Kenegaraan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto/Pool via Dokumentasi Parlemen]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sebenarnya, Presiden Jokowi juga memiliki seorang adik laki-laki yang diberi nama Joko Lukito. Namun sang adik meninggal dunia pada saat persalinan.

Fakta menarik tentang Jokowi adalah nama Joko Widodo ternyata bukanlah namanya sejak kecil. Orang nomor satu di Indonesia ini ternyata memiliki nama asli Mulyono, tetapi kemudian berganti menjadi Jokowi.

Rekam Jejak Pendidikan Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan kuliah umum di Unversitas Stanford, California, Amerika Serikat, Rabu (15/11/2023) Waktu Setempat. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan kuliah umum di Unversitas Stanford, California, Amerika Serikat, Rabu (15/11/2023) Waktu Setempat. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

Pendidikan Jokowi diawali dengan masuk SD 112 Tirtoyoso. SD Negeri itu dikenal sebagai sekolah untuk kalangan menengah ke bawah.

Keluarga Jokowi memang bukan orang berada. Hal ini membuat Jokowi kecil sering mengalami banyak kesulitan dan terpaksa memenuhi kebutuhan sekolah dengan bekerja. Demi mendapatkan jajan, Jokowi kecil sudah berdagang hingga menawarkan jasa sebagai kuli panggul dan ojek payung.

Pada saat teman-temannya naik sepeda untuk berangkat sekolah, Jokowi kecil memilih jalan kaki. Di usianya yang masih 12 tahun, Jokowi sudah mulai bekerja sebagai penggergaji mewarisi keahlian bertukang kayu dari sang ayah.

Setelah lulus SD, Jokowi melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Surakarta. Pada saat lulus SMP, ia sempat ingin masuk ke SMA Negeri 1 Surakarta, tetapi gagal sampai akhirnya ia masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta.

Dengan kemampuan akademis yang dimilikinya, Jokowi berhasil masuk Jurusan Kehutanan di Fakultas Kehutanan UGM. Kesempatan tersebut ia manfaatkan untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, hingga teknologinya.

Jokowi berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan skripsi berjudul “Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta”. Semasa berkuliah, Jokowi juga tercatat aktif sebagai anggota Mapala Silvagama. 

Baca Juga: Ketua BEM UGM Gielbran Dipuji Layak Jadi Wapres Ketimbang Gibran, "Ini Anak Beraninya Bukan Main"

Penobatan Gelar Alumnus Paling Memalukan BEM UGM

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI