Suara.com - Lini masa kembali diramaikan dengan pernyataan WHO mengenai kesepian. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini sempat bilang kalau kesepian termasuk sebagai ancaman kesehatan yang mendesak.
Bahkan, WHO membentuk Komisi Koneksi Sosial untuk membantu menyelesaikan masala tersebut. Komisi ini diketuai oleh U.S. Surgeon General Dr. Vivek Murthy dan African Union Youth Envoy Chido Mpemba, pun beranggotakan 11 pembuat kebijakan, thougt leader dan advokat.
Komisi ini berupaya menganalisi peran utama koneksi sosial dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, hal ini sudah berlangsung selama 3 tahun.
"Tingginya angka isolasi sosial dan kesepian di seluruh dunia membawa konsekuensi serius untuk kesehatan dan kesejahteraan. Orang yang tak memiliki koneksi sosial yang kuat lebih rentan terkena stroke, gangguan kecemasan, demensia, depresi, bunuh diri, dan lainnya. Komisi WHO ini akan membantu membangun koneksi sosial sebagai prioritas yang paling menjanjikan," ungkap Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghbereyesus.
Menurut surevey hampir 1 dari 4 orang dewasa merasa kesepian. Survei itu dibuat oleh Gallup pada tahun 2023, sebanyak 24% orang dewasa mengaku merasa sangat ataupun cukup kesepian, di mana angka itu hampir mencapai seperempatan total dari responden.
Survey tersebut melibatkan 142 negara dengan masing-masing melibatkan 1000 orang per-negara. Lantas bagaimana cara mengatasi kesepian?
Cara Mengatasi Kesepian
Merujuk dari laman Satu Persen, berikut adalah cara yang bisa kamu coba jika merasa kesepian.
1. Coba Bertemu Teman Lama
Baca Juga: Staf WHO Tewas Dibom Israel Bersama Bayi 6 Bulan dan Suaminya, Dirjen WHO: Gencatan Senjata Sekarang
Beberapa dari kita tentunya memiliki kawan lama, entah itu dari semasa TK, SD, SMP, hingga SMA. Coba ingatlah mereka dan saling bertukar kabar tentang kehidupan masing-masing jika sudah lama tidak bertemu.