Ayah Atta Halilintar Langsung Lakukan Tahnik ke Cucunya Meski Usianya Belum Seminggu, Ternyata Sunnah?

Rabu, 15 November 2023 | 20:35 WIB
Ayah Atta Halilintar Langsung Lakukan Tahnik ke Cucunya Meski Usianya Belum Seminggu, Ternyata Sunnah?
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah bersama dua anaknya. [Instagram]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Diriwayatkan dari Aisyah, istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ada beberapa bayi yang bawa ke hadapan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , kemudian Beliau mendoakan keberkahan atas mereka dan mentahnîk mereka. Lalu ada bayi yang dihadirkan kepada Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam (namun) kemudian bayi itu kencing di pangkuan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Lantas Beliau meminta air dan memercikkannya ke kencing bayi tersebut dan Beliau tidak sampai mencucinya.

Tata cara mentahnik

Mentahnik sendiri sebenarnya diperbolehkan dengan satu biji kurma atau lebih atau yang manis-manis. Sementara dianjurkan untuk menggunakan tamr (kurma kering). Apabila tidak ada, tahnik bisa dilakukan dengan ruthab (kurma basah). Bisa juga menggunakan makanan yang manis yang tidak dibakar, seperti anggur kering (kismis), madu, serta sejenisnya.

“Ibnu Hajar rahimahullah berkata: Yang lebih utama, mentahnîk dilakukan dengan kurma kering (tamr). Jika tidak mudah mendapatkan kurma kering (tamr), maka dengan kurma basah (ruthab). Kalau tidak ada kurma, bisa diganti dengan sesuatu yang manis. Tentunya madu lebih utama dari yang lainnya.” (Fathul Bâri 9/588).

Untuk orang yang melakukan tahnik boleh laki-laki maupun perempuan. Namun, ahli fikih menganjurkan untuk membawa bayi kepada orang shalih yang mentahnîknya

”Dianjurkan mentahnîk bayi yang baru lahir, bayi tersebut dibawa ke orang shalih untuk ditahnîk.” (Lihat Syarh Shahih Muslim, 14/110).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI