Hal itu pun sangat menggambarkan sosok Prabowo yang formal dan disiplin. Mengingat ia berasal dari latar belakang militer. Kedisplinan dan kerapihannya memang tak usah ditanya lagi.
Bertolak belakang dengan cara berpakaian Gibran yang sangat santai dan kasual. Ia memakai kemeja biru dengan lengan yang dilinting ke atas. Kemeja dikeluarkan lalu dikombinasikan dengan celana jogger hitam andalannya. Terakhir, Gibran tak pernah luput dari sepatu sneakersnya.
Hal itu pun hampir sama dengan gaya bapaknya alias Presiden Jokowi. Blio juga jarang terlihat memakai kemeja dimasukan ke dalam celana. Pasalnya Jokowi identik dengan tak terlalu senang dengan formalitas dan kekakuan birokrasi serta protokoler yang kadang membelenggu pejabat.
Lengan kemeja yang dilinting itu pun memperlihatkan karakter blio yang sederhana, egaliter, membumi, dan semangat kerja tinggi. Jika dilihat dari sisi Gibran memang tak beda jauh dari karakter sang bapak. Perbedaannya hanya dari segi sepatu saja.
Jika Jokowi masih kerap mengenakan sepatu kulit, berbeda dengan Gibran yang konsisten mengenakan sneakers-nya. Seperti yang diketahui, anak muda memang identik dengan sneakers itu lah kenapa Gibran digadang-gadang jadi sosok representasi anak muda zaman sekarang.
Gibran Sosok Paten Bagi Prabowo
Tak heran jika Prabowo Subianto dengan sangat bangga memamerkan Gibran sebagai cawapresnya. Prabowo berseloroh bahwa ia tidak salah memilih figur untuk dijadikan sebagai bakal cawapres Koalisi Indonesia Maju.
"Bagaimana nggak salah pilihanku? Paten nggak? Paten nggak wakil presiden kita? Terlalu muda nggak? Gue terlalu tua nggak?" ujar Prabowo di lokasi disambut riuh relawannya.
Selain itu, Ketua DPP PAN yakni Zita Anjani setuju kalau keduanya adalah kombinasi pasangan yang tepat.
"Kami percaya kombinasi Pak Prabowo dengan Mas Gibran adalah yang tepat untuk Indonesia sekarang," kata Zita