Profil Soemitro Djojohadikusumo, Ayah Prabowo Subianto yang Diidolakan BJ Habibie

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 12:25 WIB
Profil Soemitro Djojohadikusumo, Ayah Prabowo Subianto yang Diidolakan BJ Habibie
Soemitro Djojohadikoesoemo, Ayah Prabowo (Dok. Perpusnas)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sosok bakal calon presiden Prabowo Subianto yang dikenal sebagai pribadi yang tegas dan bijaksana tak lepas dari peran sang ayah, mendiang Soemitro Djojohadikusumo yang juga berlatar belakang sebagai seorang politikus.

Kekaguman terhadap seorang Soemitro juga pernah diungkap oleh Presiden Indonesia ketiga, mendiang BJ Habibie. Dalam wawancaranya beberapa tahun lalu, Habibie pernah menjelaskan latar belakang keluarga Prabowo.

"Prabowo itu besar dari keluarga intelektual. Kakeknya adalah banker, ayahnya (Soemitro) juga intelektual karena pakar di dunia ekonomi," sebut Habibie dalam wawancara yang dikutip oleh Tiktok @/barisannasionalis.

"Banyak sekali orang yang mengidolakan sosok Pak Soemitro. Salah satunya adalah Habibie, saya," imbuh Habibie.

Peran besar Soemitro Djojohadikoesoemo dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia membuat sosoknya dikenang sebagai salah satu pejuang tangguh hingga akhir hayatnya. Lalu, siapa sebenarnya sosok Soemitro Djojohadikoesoemo? Simak inilah profilnya selengkapnya.

Profil dan Rekam Jejak Soemitro Djojohadikoesoemo

Prof. Dr. Soemitro Djojohadikoesoemo merupakan salah satu sosok ekonom yang paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia. Soemitro yang merupakan anak keturunan ningrat Jawa ini pernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ekonomi Belanda Rotterdam dan berhasil lulus pada tahun 1937.

Setelah perang dunia kedua, Soemitro pun memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan berperan sebagai delegasi Indonesia dalam organisasi PBB di Amerika Serikat. 

Soemitro juga berperan aktif dalam menggalang dana demi mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Ia menjadi salah satu tokoh dalam Konferensi Meja Bundar sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Sosialis Indonesia.

Baca Juga: Biodata Denny Indrayana yang Tuding Putusan MK Soal Batas Usia Capres Tak Sah

Soemitro akhirnya didaulat untuk menjadi Menteri Perdagangan dan Industri dalam Kabinet Natsir pada tahun 1950. Hampir dua tahun menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Soemitro diberikan tugas baru untuk menjadi Menteri Keuangan dalam Kabinet Wilopo dan Kabinet Burhanuddin Harahap.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI