Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) diminta bedrest oleh dokter. Hasilnya tidak sedikit yang mengaitkan kondisi sakitnya karena jabatan dan tugasnya yang banyak. Memang dampak overwork atau kerja berlebihan apa saja ya?
Kondisi Luhut diminta dokter istirahat total ini dibenarkan Jubir Menko Marves, Jodi Mahardi yang berharap kondisi atasannya itu cepat pulih. Bahkan ia juga meminta dukungan masyarakat agar mau mendoakan menteri andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.
"Kami ingin menginformasikan bahwa saat ini Pak Luhut berada dalam kondisi yang baik. Berdasarkan anjuran dokter, beliau diminta untuk melakukan bedrest guna mempercepat pemulihan kesehatannya," kata Jodi, Jumat Oktober 2023.
"Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar Pak Luhut segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. Terima kasih atas perhatian dan doanya," lanjut Jodi.

Sebagai salah satu menteri Jokowi, Luhut memang terbilang istimewa karena selain ditunjuk sebagai Menko Marves dirinya menerima berbagai jabatan khusus dari presiden. Dari mulai Kepala Staf Kepresidenan, Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Koordinator PPKM Jawa-Bali, Ketua Tim Gerakan Nasional BBI, Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Ada juga ia mengemban tugas sebagai Ketua Satgasus Percepatan Realisasi Investasi di IKN (ibu kota negara) di Kalimantan. Hingga yang terbaru dirinya ditunjuk Jokowi untuk mengurus masalah polusi udara akut yang melanda Jakarta dan sekitarnya.
Sementara itu melansir Cleveland Clinic, bekerja memang baik untuk kesehatan fisik dan pikiran. Tapi bekerja berlebihan bisa jadi bumerang untuk kesehatan, dan bisa berdampak parah.
Apalagi saat ini banyak orang bekerja lebih dari 40 jam seminggu sehingga di luar batas normal. Alasannya beragam dari mulai hambatan kerja jarak jauh hingga dalih kekurangan staf. Hasilnya banyak orang sulit bekerja.
Berikut ini 5 efek buruk kerja berlebihan yang perlu diwaspadai:
Baca Juga: Izin Operasi Terbit, Hari Ini Jokowi Resmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
1. Tidak Cukup Tidur